Views: 89
Bupati Anisto Tekankan Disiplin Administrasi dan Percepatan APBD 2026, Resmikan Mobil Unit Transfusi Darah RSUD
BINTUNI, PAPUA BARAT – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar Apel Pagi Gabungan yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Bumi Saniari SP-3, Distrik Manimeri, Jumat (13/2/2026).
Apel dipimpin langsung Bupati Teluk Bintuni, Yohanis “Anisto” Manibuy, SE, MH. Dalam arahannya, Bupati Anisto menegaskan pentingnya disiplin administrasi sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang baik. Ia meminta seluruh OPD segera menyerahkan persediaan, Catatan atas Laporan Keuangan, print out rekening koran periode 1 Januari–31 Desember 2025, serta fisik LPJ kepada BPKAD paling lambat akhir Februari 2026. “Ini penting sebagai dasar penyusunan LKPD Tahun Anggaran 2025,” tegasnya.
Selain itu, seluruh Kepala OPD diwajibkan menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2025 dan melengkapi data dukung LPPD kepada Sekretaris Daerah melalui Bagian Administrasi Pemerintahan Umum dalam batas waktu yang sama.
Percepatan Pengadaan dan Penegasan UP
Memasuki pelaksanaan APBD 2026, Bupati mengingatkan bahwa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) telah diserahkan dan harus segera ditindaklanjuti. Ia memerintahkan seluruh Kepala OPD, Direktur RSUD, dan para Kepala Distrik untuk segera menginput dan mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) pada aplikasi SIRUP, serta memastikan seluruh proses pengadaan berjalan cepat, tepat, transparan, dan akuntabel sesuai peraturan perundang-undangan.
Seluruh proses pengadaan, lanjutnya, wajib memanfaatkan Katalog Elektronik Versi 6 melalui laman Inaproc. Ia juga menekankan prioritas penggunaan Produk Dalam Negeri sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022.
“Apabila terdapat kendala, segera berkoordinasi dan berkonsultasi dengan UKPBJ Setda Kabupaten Teluk Bintuni agar pelaksanaan anggaran berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Terkait Uang Persediaan (UP), Bupati menginstruksikan agar setiap OPD segera mengajukan dengan melengkapi seluruh persyaratan sesuai Surat Sekda Nomor 900/062 tanggal 9 Februari 2026.
Ia menegaskan, jika satu saja persyaratan belum terpenuhi, maka pencairan UP harus ditunda. BPKAD diminta melakukan verifikasi secara ketat dan konsisten.
Integritas Aparatur dan Kepatuhan Pajak
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat wajib LHKPN—baik Eselon II, III, maupun pejabat fungsional tertentu seperti auditor dan pengelola pengadaan—untuk menyampaikan LHKPN Tahun Pelaporan 2025 secara daring mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.
“Bagi yang tidak melaporkan, tidak akan diberikan Tambahan Tunjangan Penghasilan sampai kewajiban tersebut dipenuhi,” tegasnya.
Seluruh ASN juga diminta melaporkan SPT Tahunan Pajak melalui Coretax Direktorat Jenderal Pajak paling lambat 31 Maret 2026 sebagai wujud keteladanan dan komitmen terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan berintegritas.
Dukung Pemeriksaan BPK
Saat ini, BPK RI tengah melaksanakan pemeriksaan awal atas LKPD Tahun 2025 sejak 2 Februari hingga 3 Maret 2026. Bupati meminta seluruh OPD mendukung penuh proses tersebut dengan menyiapkan data dan dokumen secara lengkap, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga menegaskan agar seluruh pimpinan perangkat daerah bersama bendahara pengeluaran hadir dalam rapat bersama tim BPK pukul 14.00 WIT di Aula II Kantor Bupati tanpa diwakilkan.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran bekerja dengan komitmen, profesionalisme, dan semangat pelayanan.
“Disiplin administrasi, percepatan pelaksanaan anggaran, kepatuhan pelaporan, serta integritas aparatur adalah kunci mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Teluk Bintuni,” pungkasnya.
Sentuhan Humanis: Mobil Unit Transfusi Darah
Apel pagi itu tak hanya diisi penegasan administrasi dan anggaran. Suasana menjadi lebih hangat saat dilakukan peresmian Mobil Unit Transfusi Darah milik RSUD Teluk Bintuni.
Mobil tersebut secara simbolis diserahkan oleh Plt. Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau, Sp.PD, kepada Bupati Anisto. Usai penyerahan, Bupati meninjau langsung fasilitas di dalam kendaraan yang dirancang untuk menjangkau pelayanan donor darah ke berbagai lokasi.
Bupati Anisto dalam arahannya mengatakan kehadiran Mobil Unit Transfusi Darah menjadi solusi atas kendala jarak yang selama ini menyulitkan masyarakat untuk melakukan donor darah.
“Saya berharap mobil ini dapat berkeliling ke berbagai instansi pemerintah secara terjadwal sehingga partisipasi masyarakat, khususnya ASN, meningkat dan stok darah dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati Yohanis Manibuy dan Plt. Sekda Ir. Putu Suratna, MM menjadi pendonor pertama di atas Mobil Unit Transfusi Darah tersebut. Kegiatan ini didampingi dr. Novita Panggau dan Kepala Unit Transfusi Darah RSUD Bintuni, Johanis Risamasu, M.Kes, Sp.PK.
Sementara itu, pimpinan OPD, ASN, dan tenaga honorer mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang disiapkan RSUD di lantai 1 bagian tengah Kantor Bupati.
(MA/Inspirasi Papua)














