Views: 91
Jarak Tak Menghalangi Kepedulian, Flobamora Bintuni Kumpulkan Rp 97 Juta 37 Ribu untuk Flores
BINTUNI, inspirasipapua.id — Ketika gempa mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, jarak ribuan kilometer tidak membuat kepedulian warga Flobamora di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, ikut berjarak. Selama dua hari, mereka mengumpulkan bantuan untuk warga yang terdampak bencana.
Aksi kemanusiaan itu digelar pada Senin, 24 Agustus 2026, dan Rabu, 26 Agustus 2026. SehinggaDari kegiatan tersebut terkumpul dana sebesar Rp97.037.000.
Pada hari pertama, dana yang terkumpul mencapai Rp41.052.000. Sehari kemudian, masyarakat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyumbangkan Rp25.085.000 serta sumbangan dari Pemda Teluk Bintuni.
Bagi keluarga besar Flobamora di Bintuni, penggalangan dana tersebut bukan sekadar kegiatan mengumpulkan uang. Aksi itu menjadi bentuk solidaritas terhadap sesama yang sedang menghadapi dampak gempa di Flores.
“Terima kasih banyak kepada seluruh keluarga besar Flobamora atas partisipasinya dalam kegiatan penggalangan dana, aksi kemanusiaan peduli korban gempa Flores, NTT,” demikian disampaikan panitia dalam pemberitahuan hasil pertemuan.
Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui dua lembaga, yakni Carmel dan SVD. Penyaluran melalui lembaga tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan seluruh masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni yang telah memberikan dukungan terhadap aksi kemanusiaan tersebut.
Penggalangan dana ini sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan bencana tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dukungan masyarakat melalui solidaritas sosial menjadi bagian penting dalam membantu korban memenuhi kebutuhan setelah bencana.
Bantuan dalam situasi bencana, sekecil apa pun nilainya, dapat berarti bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar. Karena itu, penggalangan dana menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam memperkuat respons kemanusiaan.
Keluarga besar Flobamora di Bintuni telah berkumpul untuk melanjutkan koordinasi. Para pengurus tungku dan orang tua Flobamora telah lakukan pertemuan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 16.00 WIT, di SP 5 Jalur 1, kediaman Aloysius Ado.
Panitia juga mengajak wartawan untuk meliput dan menyampaikan rangkaian kegiatan tersebut kepada masyarakat melalui media sosial. Transparansi informasi dinilai penting agar masyarakat mengetahui proses penggalangan hingga penyaluran bantuan.
Dari Bintuni, solidaritas itu menunjukkan satu hal sederhana: bencana mungkin memisahkan jarak, tetapi kepedulian dapat mendekatkan manusia.
**(Tim/Red/MA/inspirasipapua.id)**













