Views: 73
“Joko Lingara : Bangun Kapasitas Masyarakat Adat Penting Agar Berperan Dalam Pembangunan”
BINTUNI, Papua Barat-Inspirasi Papua – Keluarga Besar Suku Sebyar menggelar kegiatan Halal Bihalal dan syukuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Teluk Bintuni.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Gedung Women and Child Center, Jalan Raya Bintuni Kalikodok, Distrik Bintuni. Jumat (13/6/2025)
Ketua Kerukunan Keluarga Besar Suku Sebyar (KKBSS), Joko Linggara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menurutnya merupakan wujud nyata cinta dan kepedulian masyarakat Sebyar terhadap kemajuan daerah.
“Saya yakin, semangat syukuran dan silaturahmi ini merupakan bentuk kecintaan yang tulus dari keluarga besar Suku Sebyar terhadap Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar Joko yang saat ini menjabat Wakil Bupati Teluk Bintuni.
Ia juga menyinggung pentingnya tema HUT ke-22 tahun ini, yakni “Kolaborasi dan Kreasi untuk Akselerasi Menuju Teluk Bintuni SERASI,” sebagai pijakan semangat bersama, termasuk bagi masyarakat adat untuk ikut bergerak maju dalam pembangunan.
Menurutnya, pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan tidak bisa dilepaskan dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk masyarakat adat.
Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat seperti Suku Sebyar sangat penting dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.
“Yang paling utama adalah memastikan bahwa masyarakat adat juga menjadi penerima manfaat dari pembangunan daerah secara adil dan merata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Joko mengatakan potensi budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Suku Sebyar, seperti dalam bidang kerajinan tangan, tata ruang adat, dan produk lokal berbasis budaya. Potensi tersebut, menurutnya, perlu terus dikembangkan agar mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah.
Dalam konteks percepatan pembangunan dan akselerasi budaya yang ditekankan dalam tema HUT tahun ini, Joko juga menegaskan pentingnya membangun kapasitas masyarakat adat agar mampu berperan aktif dalam proses pembangunan.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat adat Sebyar untuk terus mendukung pembangunan, melestarikan budaya, serta menjaga keharmonisan sosial sebagai warisan leluhur yang berharga,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Tokoh Suku Sebyar Matret Kokop, anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Abdul Samad Bauw, anggota DPRK Ayor Kosepa, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya dari kalangan Suku Sebyar. (Kadate/Inspirasi Papua)













