Views: 51
Mudik Gratis Bintuni–Yakora: Ratusan Warga OAP Pulang Kampung, Haru dan Bahagia Sambut Lebaran
BINTUNI, PAPUA BARAT – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai pelepasan program mudik gratis rute Bintuni–Yakora, Selasa (17/3/2026).
Sebanyak 156 warga, mayoritas Orang Asli Papua (OAP), diberangkatkan menggunakan 22 unit mobil HiLux untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bersama keluarga di kampung halaman.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, yang akrab disapa Anisto. Dengan mengangkat bendera start, ia secara resmi melepas rombongan pemudik yang tampak antusias melambaikan tangan, meninggalkan kota dengan penuh harapan akan momen kebersamaan di hari kemenangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto beserta jajaran, perwakilan Kodim 1806/Teluk Bintuni, unsur Brigif dan Batalyon, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.
Dalam sambutannya, Bupati Anisto menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk pelayanan nyata pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya OAP, agar dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa terbebani biaya transportasi.
“Ini adalah wujud kepedulian pemeriah daerah ingin masyarakat bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Program ini merupakan pelaksanaan kedua sejak diluncurkan, dan menjadi bagian dari komitmen Pemkab Teluk Bintuni dalam menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bupati juga mengingatkan para sopir agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia menekankan pentingnya berkendara dengan hati-hati demi memastikan seluruh pemudik tiba dengan selamat.
“Saya minta tidak ngebut, utamakan keselamatan. Kita ingin semua sampai tujuan dan kembali dengan selamat,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh unsur TNI-Polri, Dinas Perhubungan, serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga arus mudik berjalan lancar dan kondusif.
Di sisi lain, Kepala Bidang Perhubungan Darat, Marthen Kilonressy, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Teluk Bintuni Nomor 100.3.3.2/012/2026 serta didukung oleh anggaran Dinas Perhubungan.
Ia merinci, total peserta mudik gratis tahun 2026 mencapai 227 orang dengan 33 kendaraan, mencakup tiga trayek utama, yakni Bintuni–Manokwari, Manokwari–Bintuni, dan Bintuni–Yakora.
“Seluruh program ini menggunakan dana Otonomi Khusus, sehingga diperuntukkan khusus bagi Orang Asli Papua,” jelasnya.
Meski target awal sebanyak 350 peserta belum sepenuhnya tercapai, pihaknya tetap berkomitmen meningkatkan layanan, termasuk menyiapkan armada untuk arus balik pada 24–25 Maret mendatang.
Tak hanya soal jumlah, Dinas Perhubungan juga menekankan tertib administrasi kendaraan. Seluruh armada diwajibkan memiliki dokumen lengkap seperti SIM, STNK aktif, serta pajak kendaraan yang masih berlaku.
Menutup kegiatan, rombongan Forkopimda bersama Bupati secara simbolis melepas para pemudik. Di tengah lambaian tangan dan senyum haru, perjalanan menuju Yakora pun dimulai—membawa rindu yang akan segera terobati dalam hangatnya pelukan keluarga di Hari Raya.
Program ini bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan sederhana: berkumpul dengan orang-orang tercinta di momen yang paling dinantikan.
***(MA/Inspirasi Papua)***













