Purna Tugas Franky Mobilala, Estafet Kadinkes Teluk Bintuni Beralih ke Yohanis Manobi

Bupati Teluk Bintuni Yohanis ‘Anisto’ Manibuy bersama pejabat, pimpinan OPD, dan keluarga besar Dinas Kesehatan usai serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan dari Franky D. Mobilala kepada Yohanis Manobi sebagai Plt, ditandai penandatanganan berita acara, penyerahan kunci mobil dinas, serta penyerahan SK Staf Khusus Kesehatan kepada dr. Andreas Ciokan, Rabu (4/9/2025). (ist/Kadate/Inspirasi Papua)
Bagikan berita ini

Views: 259

Tongkat Estafet Kesehatan Teluk Bintuni: Dari Franky Mobilala ke Yohanis Manobi

 

BINTUNI — Senyum hangat, pelukan hangat, dan tepuk tangan bergema di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (4/9/2025) pagi. Suasana yang penuh haru bercampur khidmat itu menandai berakhirnya sebuah pengabdian sekaligus dimulainya babak baru.

Franky D. Mobilala, SKM., M.Kes, lelaki yang sejak 2019 mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan, resmi melepas jabatan karena memasuki masa purna tugas terhitung 1 September 2025. Kursi yang ditinggalkan kemudian dipercayakan sementara kepada Yohanis Manobi sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Wajah Lama, Kenangan yang Tersimpan

Bagi banyak orang, nama Franky Mobilala bukan sekadar pejabat. Ia adalah sosok yang kerap terlihat turun langsung ke lapangan, menjenguk fasilitas kesehatan di kampung-kampung, bahkan tak jarang mendengar keluh kesah warga dan tenaga medis dengan sabar.

“Beliau orangnya sederhana, sangat peduli dengan kami di lapangan. Setiap ada masalah di Puskesmas, beliau pasti datang,” kenang salah satu tenaga medis di Distrik Babo dengan mata berkaca-kaca.

Dedikasi itulah yang membuat hari sertijab (serah terima jabatan) menjadi momen penuh makna. Tidak hanya sekadar pergantian struktural, melainkan perpisahan dengan seorang sahabat, mentor, sekaligus bapak bagi para tenaga kesehatan di Teluk Bintuni.

Pesan dari Sang Bupati

Acara sertijab turut dihadiri Bupati Teluk Bintuni, Yohanis “Anisto” Manibuy, SE., MH. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesinambungan pelayanan kesehatan di tengah tantangan daerah yang luas dan beragam.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Franky Mobilala yang telah mengakhiri masa pengabdian dengan penuh dedikasi. Semoga ladang pengabdiannya menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Bupati dengan nada tulus.

Anisto juga menitipkan pesan khusus kepada Plt. Kadinkes yang baru, Yohanis Manobi. Ia diminta segera melakukan konsolidasi, memperkuat kerja sama lintas OPD, dan memastikan program kesehatan berjalan tanpa hambatan.

“Jabatan Plt ini memang sementara, tetapi tanggung jawabnya nyata. Mari kita bekerja dengan semangat good government, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,” tegasnya.

Tantangan dan Harapan Baru

Bupati Anisto menggarisbawahi beberapa program prioritas kesehatan yang menjadi PR besar bagi Dinas Kesehatan. Mulai dari perbaikan fasilitas dasar di Posyandu, Pustu, dan Puskesmas; pengadaan tenaga medis; hingga pembangunan Rumah Sakit Pratama Babo Raya yang lama dinanti masyarakat.

Selain itu, program pemeriksaan gratis, penanganan penyakit menular seperti AIDS, tuberkulosis, dan malaria, serta pelayanan kesehatan keliling di kampung-kampung terpencil juga harus menjadi fokus.

“Jangan lupa, kita juga harus mengaktifkan layana rumah sakit apung untuk melayani wilayah pesisir. Semua ini demi mewujudkan masyarakat Teluk Bintuni yang sehat, energik, religius, dan andal,” kata Bupati penuh semangat.

Estafet yang Tak Pernah Putus

Bagi Yohanis Manobi, amanah baru ini bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk melanjutkan jejak pendahulunya. Ia menyadari bahwa di pundaknya kini tersimpan harapan ribuan warga Teluk Bintuni yang menunggu layanan kesehatan lebih baik.

“Ini bukan hal mudah, melanjutkantetapi dengan dukungan semua pihak, saya percaya kita bisa teruskan perjuangan Pak Franky,” ujarnya singkat namun penuh tekad.

Selamat Jalan, Selamat Datang

Di penghujung acara, rangkaian simbolis kian menegaskan momen pergantian. Penandatanganan berita acara serah terima jabatan dilakukan langsung antara Franky Mobilala dan Yohanis Manobi, disaksikan Bupati Anisto dan Plt. Sekda Frans N. Awak.

Tak berhenti di situ, kunci mobil dinas juga resmi diserahkan dari Franky kepada Yohanis, sebagai tanda peralihan tanggung jawab. Bersamaan dengan itu, Bupati menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada dr. Andreas Ciokan sebagai Tenaga Ahli di Dinas Kesehatan, memperkuat jajaran tim pendukung di Dinas Kesehatan.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama: Bupati berfoto dengan para pimpinan OPD, lalu dengan keluarga besar Dinas Kesehatan di depan kantor. Senyum bahagia, rasa syukur, sekaligus harapan terpancar jelas di wajah semua yang hadir.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridhoi tugas dan pengabdian ini,” tutup Bupati Anisto, mengakhiri rangkaian acara dengan doa penuh harapan.

(Tim Redaksi Kadate/Inspirasi Papua)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *