Views: 65
HIPPSO Cup I 2026 Jadi Berkah UMKM, Mama-mama Papua Raup Rezeki di Arena Futsal
BINTUNI, PAPUA BARAT — Turnamen Futsal HIPPSO Cup I Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan tontonan olahraga yang seru, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya mama-mama Papua dan pedagang Nusantara di Teluk Bintuni.
Hampir setiap hari, Lapangan Futsal Cobrilo, Kampung Lama, Bintuni, dipadati ratusan hingga mendekati seribu penonton. Ramainya pengunjung ini dimanfaatkan para pedagang untuk menjajakan aneka makanan dan minuman, mulai dari nasi kuning, jagung rebus dan bakar, pentolan, aneka minuman dingin, kopi, jus, hingga buah khas Papua seperti pinang, sirih, dan kapur. Berbagai jenis rokok kretek pun turut melengkapi lapak-lapak sederhana di sekitar arena pertandingan.
Salah satu pedagang yang ditemui, Mama Melanesia Megawati Iba, mengaku sangat bersyukur meski baru pertama kali berjualan di ajang turnamen futsal. Mama asal Kampung Tuhiba ini menjual minuman dingin, jagung, dan rokok sejak hari pertama pelaksanaan HIPPSO Cup I.
“Puji Tuhan, hari pertama saya bisa dapat Rp600 ribu. Saya senang sekali dan berterima kasih kepada Pengurus HIPPSO dan panitia yang sudah memberi kesempatan kami berjualan di sini,” ungkapnya dengan wajah sumringah. Ia berharap turnamen seperti ini dapat terus digelar setiap tahun karena memberi dampak langsung bagi ekonomi mama-mama Papua.
Hal senada disampaikan Mama Y. Nimbafu, pedagang asal Bina Desa. Ia menjual buah salak, pinang, sirih, kapur, nasi kuning, air mineral, serta rokok.
Menurutnya, kehadiran turnamen ini sangat membantu kebutuhan keluarga.
“Dengan berjualan di sini, hasilnya bisa bantu anak sekolah dan ongkos ojek.
Hari pertama saya dapat sekitar Rp700 ribu. Kami berharap kegiatan seperti ini terus ada supaya kami juga punya kesempatan cari uang,” ujarnya sambil menyampaikan terima kasih kepada panitia HIPPSO Cup I.
Sementara itu, Mama Ema Budhi, pedagang lainnya asal Kampung Pensiun, juga merasakan manfaat yang sama. Ia menjual pinang, jagung, serta berbagai minuman energi dan minuman dingin di sekitar lapangan.
“Kami berterima kasih karena dengan kegiatan ini kami bisa dapat penghasilan. Ini sangat membantu ekonomi keluarga. Hari pertama saya dapat Rp400 ribu,” katanya dengan penuh syukur.
Turnamen Futsal HIPPSO Cup I 2026 pun menjadi bukti bahwa kegiatan olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi rakyat kecil. Bagi mama-mama Papua, gemuruh sorak penonton di lapangan futsal adalah irama harapan yang membawa rezeki bagi keluarga mereka. (MA/Inspirasi Papua)













