Views: 181
Merah Putih Berkibar Gagah di Tanah Sisar Matiti: Semangat 80 Tahun Indonesia di Bintuni
Vidio Pengibaran Bendera Merah Putih di Bintuni
BINTUNI – Minggu pagi (17/8/2025), langit Teluk Bintuni tampak cerah. Ribuan warga memadati Lapangan Olahraga Gelanggang Argosigemarai, Distrik Bintuni Timur. Mereka datang untuk menyaksikan momen bersejarah: pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Detik-Detik Sakral
Suasana mendadak hening ketika pasukan Paskibraka memasuki lapangan. Dengan langkah tegap, mereka membawa Sang Merah Putih menuju tiang bendera. Irene Yettu (SMA YPK Bintuni) membawa baki berisi bendera, sementara Fajar Abdurrahman Amin (SMA Negeri 1 Bintuni) bersiap menarik tali pengerek. Pedro Desvalio Messah (SMA Negeri 1 Bintuni) berdiri sebagai pembentang bendera, didampingi Leander Rizki Usmani (SMA Negeri 2 Bintuni).
Ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, Sang Saka Merah Putih perlahan naik dan berkibar gagah di langit Tanah Sisar Matiti. Tepuk tangan membahana, disusul teriakan “Merdeka!” dari beberapa warga. Rasa haru, bangga, dan nasionalisme berpadu jadi satu.
Suara Proklamasi Menggema
Usai pengibaran, tibalah momen yang tak kalah sakral: pembacaan teks Proklamasi. Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir, berdiri di podium. Dengan suara lantang ia membacakan kata demi kata Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Semua mata tertuju padanya. Suasana seakan membawa seluruh hadirin kembali ke tahun 1945, ketika Soekarno-Hatta pertama kali membacakan Proklamasi di Jakarta.
Mengikat Konstitusi dan Ideologi
Selepas itu, Ketua KNPI Teluk Bintuni, Kenny Kindewara, membacakan teks Pembukaan UUD 1945. Kalimat-kalimat sakral itu mengingatkan hadirin tentang fondasi berbangsa dan bernegara, mengikat kembali semangat persatuan.
Puncaknya, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE, MH, selaku Inspektur Upacara, memimpin pembacaan teks Pancasila. Dengan lantang ia mengucapkan setiap sila, diikuti ribuan peserta upacara secara serempak. Suara bergemuruh itu menegaskan komitmen seluruh rakyat Teluk Bintuni untuk tetap setia pada Pancasila sebagai dasar negara.
Pasukan Terbaik dan Kebersamaan
Kesuksesan upacara ini juga berkat peran aparat TNI-Polri dan unsur masyarakat. Kapten Inf. Admin Satria Rewasan bertugas sebagai Perwira Upacara, sedangkan Kapten Inf. Septyan Dwi Nuryadi menjabat Komandan Upacara. Komando pasukan pengibar bendera dipegang oleh Letda Inf. Nasrul dari Yonif 763/Sanetia Buerama Amor.
Sebanyak tujuh Satuan Setingkat Kompi (SSK) ikut dalam formasi upacara, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Kejaksaan, Korpri, Petrotekno, hingga Satpol PP, serta barisan siswa SD, SMP, hingga SMA. Sebelum prosesi utama, marching band SMP Negeri 2 Bintuni bersama Korsek Brigif 26 GP tampil memeriahkan suasana.
Lebih dari Seremonial
Di tribun kehormatan tampak Wakil Bupati Joko Lingara, jajaran DPRK, unsur Forkopimda, tokoh adat, hingga masyarakat yang duduk bersisian. Tidak ada sekat; semua larut dalam rasa kebersamaan.
Bagi warga Bintuni, upacara ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah ruang refleksi untuk mengenang jasa para pahlawan dan meneguhkan janji menjaga NKRI.
“Setiap kali bendera itu berkibar, saya merasa ikut memikul tanggung jawab menjaga Indonesia. Ini warisan yang tak boleh kita sia-siakan,” ujar seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Di tanah yang dikenal sebagai Sisar Matiti, peringatan HUT ke-80 RI menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Selama merah putih berkibar, semangat persatuan akan terus hidup di dada rakyat Teluk Bintuni.
(Tim Redaksi Kadate/Inspirasi Papua)
Klik tautan facebook:
https://www.facebook.com/share/v/19gCbu6ou2/
https://www.facebook.com/share/p/1BAQUyRMv1/
https://whatsapp.com/channel/0029Vb5WVKPDDmFQrmFLN61z














