Views: 145
IDI & RSUD Teluk Bintuni Gelar Workshop Resusitasi Neonatus dan In House Training Perawat NICU
BINTUNI, PAPUA BARAT — Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Teluk Bintuni bersama RSUD Teluk Bintuni menggelar Workshop Resusitasi Neonatus dan In House Training Perawat NICU, Sabtu–Minggu, 15–16 November 2025, bertempat di aula RSUD Teluk Bintuni. Kegiatan itu berlangsung bekerja sama dengan RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Ketua IDI Cabang Teluk Bintuni, dr. Wiendo Syahputra Yahya, Sp.P, M.MRS, FAPSR, FISR, dalam sambutannya menyampaikan bahwa workshop ini digelar untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan bayi baru lahir yang membutuhkan tindakan resusitasi cepat dan tepat.
“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesiapan dokter spesialis anak, dokter, bidan, dan perawat dalam menangani neonatus secara profesional sehingga mampu menekan angka kesakitan dan kematian bayi baru lahir di RSUD Teluk Bintuni,” ujar dr. Wiendo.
Plt Direktur RSUD Tekankan Pentingnya Penanganan Neonatus
Workshop ini dibuka secara resmi oleh Plt Direktur RSUD Teluk Bintuni, dr. Novita Panggau, Sp.PD, M.MRS, FINASIM. Dalam sambutannya ia menjelaskan bahwa neonatus merupakan kelompok usia rentan karena banyak mengalami perubahan fisiologis dalam waktu singkat.
“Standar resusitasi neonatus yang baik harus dimiliki RSUD Teluk Bintuni sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan,” tegas dr. Novita.
Dibimbing Instruktur dari RSUP Wahidin Makassar
Workshop menghadirkan tiga instruktur dari RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar:
1. Dr. dr. Ema Alasiry, Sp.A(K)
2. Abdul Kadir, S.Kep., Ns.
3. Nurleli Rahim, S.Kep., Ns.
Kegiatan diikuti oleh Dokter Spesialis Anak, dokter RSUD Teluk Bintuni, dokter Puskesmas, perawat perinatologi, serta bidan. Total peserta mencapai 50 orang.
Materi Lengkap & Pelatihan Praktis
Peserta mendapatkan materi teknis dan praktik langsung, meliputi:
- Resusitasi neonatus
- Terapi oksigen
- Manajemeventilatoror
- Manajemen nutrisi dan cairan
- Penanganan hiperbilirubinemia
- Pencegahan & pengendalian infeksi di NICU
Metode pelatihan berlangsung dalam bentuk kuliah, diskusi, simulasi resusitasi, on the job training, serta bedside teaching di ruang perinatologi.
Penutupan dan Penyerahan Sertifikat
Kegiatan ditutup oleh dr. Wiendo dengan penyerahan sertifikat kepada para instruktur sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.
Dengan terlaksananya workshop ini, IDI dan RSUD Teluk Bintuni berharap kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi, khususnya pada fase kritis neonatus, semakin meningkat dan memberi dampak positif bagi masyarakat.
(MA/Inspirasi Papua)













