Dilepas Bupati, Takbir Keliling Bintuni Tetap Semarak Meski Hujan Mengguyur

[20/3, 23.58] muhammadmanuamamuris: Hujan Deras Iringi Takbir Akbar Bintuni, Warga Tetap Antusias Rayakan Kemenangan [21/3, 00.21] muhammadmanuamamuris: Di bawah guyuran hujan, lantunan takbir tetap menggema—Bintuni merayakan Idul Fitri dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan. (ist/Inspirasi Papua)
Bagikan berita ini

Views: 74

Takbir Akbar Keliling di Bintuni Dilepas Bupati, Warga Larut dalam Sukacita di Tengah Guyuran Hujan

 

 

BINTUNI, PAPUA BARAT – Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti Kota Bintuni pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Ratusan warga dari berbagai penjuru masjid tumpah ruah mengikuti Takbir Akbar Keliling yang secara resmi dilepas oleh Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy.

Kumandang takbir, tahlil, dan tahmid menggema sepanjang rute perjalanan, menghadirkan nuansa religius sekaligus hangatnya persaudaraan di tengah masyarakat. Malam itu bukan sekedar tradisi tahunan, tetapi menjadi simbol rasa syukur umat Islam di Teluk Bintuni setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni yang akrab disapa Anisto mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada fitrah—membersihkan hati, memperbaiki niat, serta mempererat hubungan antar sesama.

“Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan, menghapus segala khilaf, dan memperkuat silaturahmi.

Takbir keliling ini bukan hanya perayaan, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan kita sebagai masyarakat Bintuni,” ujarnya.

Rute takbir keliling dimulai dari Masjid At-Taqwa SP5 distrik Bintuni Timur dan berakhir di Masjid Agung Akbar Al Muttaqin Kampung Lama setelah berputar ke arah Bandara kota Bintuni.

Sepanjang perjalanan, peserta tampak antusias, membawa kendaraan hias, lampu warna-warni, serta lantunan takbir yang menggema di malam yang penuh berkah itu.

Pelaksanaan Takbir Akbar Keliling berlangsung lancar dan aman dengan pengawalan dari aparat gabungan.

Namun, sesaat setelah peserta dilepas oleh Bupati, hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Bintuni. Bagi masyarakat, turunnya hujan di malam takbiran justru dimaknai sebagai berkah dan tanda rasa syukur umat Muslim atas karunia dari Sang Pencipta.

Menariknya, guyuran hujan tidak menyurutkan semangat para peserta. Dengan penuh antusias, mereka tetap melanjutkan perjalanan, menerobos hujan sambil terus mengumandangkan takbir.

Semangat kebersamaan dan keimanan terasa semakin kuat di tengah derasnya hujan yang membasahi kota Bintuni.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Teluk Bintuni yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Tak lupa, penghargaan diberikan kepada aparat TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan ini, sehingga masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Sebelum melepas peserta, Bupati turut mengingatkan agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama pelaksanaan takbir keliling, serta menghormati pengguna jalan lainnya.
Dengan penuh khidmat, kegiatan Takbir Akbar Keliling pun resmi dilepas.

Warga yang hadir tampak melambaikan tangan, sebagian mengabadikan momen, sementara yang lain larut dalam lantunan takbir yang terus berkumandang.

Malam itu, Bintuni tidak hanya dipenuhi suara takbir, tetapi juga harapan—akan kehidupan yang lebih harmonis, penuh kepedulian, dan kebersamaan di hari kemenangan, bahkan di bawah guyuran hujan yang membawa berkah.

***(MA/Inspirasi)***

 

 

 

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *