Bupati Teluk Bintuni Sesalkan Dan Kutuk Tindakan Pembantaian Oleh OTK Terhadap 4 Warga Sipil

Bagikan berita ini

Visits: 16

Bupati Teluk Bintuni Sesalkan Dan Kutuk Tindakan Pembantaian Oleh OTK Terhadap 4 Warga Sipil

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Tindakan pembantaian dan pembunuhan tidak manusiawi terhadap 4 warga sipil dan 1 luka di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, membuat semua pihak kutuk dan sesalkan kejadian tersebut salah satunya Bupati Teluk Bintuni Ir Petruk Kasihiw,M.T

Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Bintuni, Jumat (30/09/2022) Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw mengutuk keras pembantaian pekerja jalan Trans Teluk Bintuni-Maybrat di Kampung Meyerga.

Bupati Kasihiw berharap aparat keamanan untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku dan diberikan hukuman setimpal.

“Kita sangat sesalkan apa yang terjadi di Meyerga yang telah melakukan pembunuhan sadis. Saya minta aparat keamanan segera mengambil langkah evakuasi jenazah dan korban luka untuk dilakukan tindakan pengobatan dan mengembalikan jenazah ke pihak keluarga,” ucap Kasihiw kepada awak media.

Kasihiw meminta Dandim 1806 dan Kapolres Teluk Bintuni telah memimpin apel gabungan penyisiran ke tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah dan mendahulukan korban luka.

“Saya sudah koordinasi dengan Dandim dan Kapolres untuk pimpin pasukan ke atas sekaligus mengambil jenazah serta menyelamatkan terlebih dahulu korban luka,” ucap Kasihiw.

Kasihiw tegaskan bahwa apa pun motivasinya harus diproses dengan hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Saya kira ini sudah ranah kepolisian, namanya kriminal apa pun motivasinya ini sudah sifatnya kriminal harus diproses dengan hukum yang berlaku. Ini menjadi ranah Polri dan TNI, kita serahkan kepada mereka untuk menanganinya.

Tapi, saya tidak mau itu terjadi lagi. Kita tidak ingin situasi keamanan yang ada di Bintuni terganggu,” tuturnya. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *