Kuasai Dua Rack Kemenangan, Letkol Yan Percaya Bintuni Bisa Lahirkan Atlet Biliar Nasional

Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni Letkol Inf. Yan Manggala Doli Simanjuntak menunjukkan fokus penuh saat mengeksekusi shot menggunakan cue ball untuk menyelesaikan susunan bola dan mengunci kemenangan rack pada hari pertama, 30 Mei 2026. Turnamen Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I 2026. Presisi, kontrol posisi bola, dan ketenangan menjadi kunci dalam setiap eksekusi pukulan. (MA/InspirasiPapua)
banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 1

Letkol Yan Percaya Bintuni Punya Banyak Bakat, Dandim Cup Jadi Wadah Pembinaan Atlet Biliar

 

BINTUNI, PAPUA BARAT – Di atas meja biru, ketenangan sering kali menjadi pembeda antara kemenangan dan kekalahan. Hal itu terlihat dari permainan Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf. Yan Manggala Doli Simanjuntak, saat tampil pada hari pertama Turnamen Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I Tahun 2026.

Perwira TNI AD berusia 43 tahun tersebut sukses melewati dua pertandingan awal dengan hasil sempurna. Namun lebih dari sekadar kemenangan, penampilannya menunjukkan pemahaman teknik dan strategi yang cukup matang dalam olahraga biliar.

Pada laga pembuka, Letkol Yan menghadapi salah satu pebiliar lokal Jojo atlet Teluk Bintuni dalam format race to 5. Pertandingan berlangsung ketat sejak rack pertama. Kedua pemain saling beradu kemampuan dalam mengatur cue ball control, menentukan position play, hingga memainkan safety shot untuk mempersulit lawan.

Duel berlangsung sengit hingga rack terakhir sebelum Letkol Yan memastikan kemenangan tipis 5-4.

Memasuki pertandingan kedua kembali melawan atlet Bintuni Wesiri, permainan Dandim terlihat lebih nyaman. Beberapa kali ia mampu memanfaatkan peluang setelah break shot dan mengatur posisi bola putih dengan baik untuk membuka jalur menuju bola berikutnya.

Dengan kontrol permainan yang lebih stabil, ia menutup pertandingan dengan kemenangan 5-2.

Di setiap giliran bermain, Letkol Yan tampak sabar membaca layout bola di atas meja. Ia tidak terburu-buru mengejar poin, melainkan memilih pukulan yang aman dan terukur. Strategi tersebut membuatnya mampu menjaga ritme permainan sekaligus menghindari kesalahan yang dapat memberikan kesempatan kepada lawan.

Meski berhasil mencatat dua kemenangan beruntun, Letkol Yan enggan terlalu cepat berbicara soal peluang menjadi juara.

“Hari ini saya mungkin sedang beruntung. Belum tentu di pertandingan berikutnya hasilnya sama, karena semakin ke atas lawan-lawan yang dihadapi tentu semakin tangguh,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Letkol Yan, turnamen ini bukan sekadar soal siapa yang paling banyak memenangkan rack atau siapa yang berdiri di podium juara. Dandim Cup digelar dengan tujuan yang lebih besar, yakni membuka ruang pembinaan bagi para atlet biliar di Teluk Bintuni.

Menurutnya, banyak pemain lokal yang memiliki bakat dan kemampuan dasar yang baik. Mereka hanya membutuhkan jam terbang, kompetisi yang berkelanjutan, serta kesempatan bertanding melawan pemain-pemain yang lebih berpengalaman.

“Saya melihat banyak potensi di Bintuni. Anak-anak muda di sini punya kemampuan. Kalau sering ikut turnamen dan terus berlatih, saya yakin akan lahir atlet-atlet yang bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.

Karena itu, Turnamen Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi baru pebiliar Teluk Bintuni. Kehadiran atlet nasional dan pemain berpengalaman dari berbagai daerah menjadi kesempatan berharga bagi pemain lokal untuk belajar membaca permainan, meningkatkan teknik, dan membangun mental bertanding.

Di tengah kesibukannya sebagai seorang Dandim 1806/TB, Letkol Yan membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus wadah pencarian bibit atlet.

Melalui Dandim Cup, ia berharap semakin banyak talenta muda Bintuni yang berani mengambil stik, menyusun strategi di atas meja biru, dan suatu saat mampu membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.

***(MA/inspirasipapua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *