Views: 1
Mantan Bupati dan Wakil Bupati Pit–Matret Puji Kepemimpinan Yohanis–Joko, Harap Pendidikan Gratis Tetap Dipertahankan
BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id — Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Kabupaten Teluk Bintuni mendapat apresiasi dari mantan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni periode 2015–2024, Dr. Ir. Petrus Kasihiw, M.T. dan Matret Kokop, S.H.
Di sela-sela kunjungan kerja Mendikdasmen RI di Bintuni, Jumat (29/05/2026), keduanya menyampaikan pujian kepada kepemimpinan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara yang dinilai mampu menghadirkan perhatian pemerintah pusat di tengah berbagai tantangan daerah saat ini.
Menurut Petrus Kasihiw, kedatangan Menteri Pendidikan menjadi momentum penting bagi kemajuan pendidikan di Teluk Bintuni sekaligus bukti bahwa pemerintah pusat memberi perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia di Bintuni – Papua Barat.
“Pendidikan itu sangat penting karena merupakan jendela dunia. Dengan pendidikan, Bintuni bisa berkembang seperti yang kita lihat sekarang ini,” ujarnya.
Meski tak lagi menjabat, pasangan yang dikenal dengan sebutan Pit–Matret itu menegaskan tetap mendukung pemerintahan Yohanis Manibuy dan Joko Lingara dalam memimpin Teluk Bintuni.
Petrus Kasihiw menilai kondisi pemerintahan saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan, terutama di sektor ekonomi. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat memahami situasi yang sedang terjadi.
“Situasi sekarang berbeda dengan sebelumnya. Tantangan ekonomi yang dihadapi pemerintah cukup besar. Tapi kami bersyukur pemerintahan tetap berjalan dan tetap eksis melayani masyarakat,” tuturnya.
Dalam suasana penuh keakraban, Petrus dan Matret mengaku bahagia masih bisa bertemu langsung dan bertatap muka dengan masyarakat Teluk Bintuni.
“Kehadiran kami berdua di tengah masyarakat hari ini menjadi kebahagiaan tersendiri,” ungkapnya.
Mereka juga berharap pemerintah daerah terus memperhatikan kebutuhan masyarakat dan tetap hadir sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat.
“Bupati dan Wakil Bupati adalah orang tua bagi masyarakat. Karena itu, harapan dan kebutuhan masyarakat harus bisa diakomodir dengan baik,” ujar Petrus.
Secara khusus, Pit–Matret berharap program pendidikan gratis yang selama ini telah dibangun di Teluk Bintuni dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Kami berharap pendidikan gratis mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga perguruan Tiinggi tetap dilanjutkan dan kalau bisa ditingkatkan lagi,” harapnya.
Di akhir penyampaiannya, Pit dan Matret mengimbau masyarakat Teluk Bintuni untuk tetap mendukung kepemimpinan Yohanis Manibuy dan Joko Lingara di tengah tantangan ekonomi yang sedang dihadapi daerah.
Menurut mereka, setiap pemimpin memiliki pola dan cara kepemimpinan masing-masing dalam menghadapi berbagai persoalan daerah, sehingga masyarakat diharapkan tetap memberikan dukungan demi kemajuan Teluk Bintuni.
****(MA/Inspirasi Papua)***













