Views: 142
Rakerda I Lapepa Teluk Bintuni, Perempuan Adat Teguhkan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
BINTUNI, PAPUA BARAT — Lembaga Adat Perempuan Papua (Lapepa) Kabupaten Teluk Bintuni mencatat sejarah baru dengan menggelar Rapat Kerja Daerah pertama (Rakerda I), Senin (22/12/2025), di Aula Kartini Kalikodok, Bintuni. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan adat Papua dalam kehidupan sosial, budaya, dan pembangunan daerah.
Ketua Lapepa Kabupaten Teluk Bintuni, Dolfina Suabey, dalam sambutannya saat membuka Rakerda menegaskan bahwa Rakerda I bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang refleksi dan penguatan jati diri perempuan adat Papua.
“Rakerda ini adalah momentum penting dan bersejarah bagi Lapepa Teluk Bintuni. Di sinilah kita menyatukan langkah, memperkuat komitmen, serta meneguhkan peran perempuan adat dalam menjaga nilai-nilai adat dan berkontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.
Mengusung tema “Pemahaman Berorganisasi”, Rakerda I Lapepa dinilai sangat relevan dengan tantangan organisasi saat ini. Menurut Dolfina, kekuatan organisasi tidak diukur dari banyaknya anggota, melainkan dari sejauh mana seluruh anggota memahami struktur, fungsi, tugas, etika, serta arah perjuangan organisasi. “Tanpa pemahaman yang utuh, organisasi mudah rapuh dan kehilangan arah,” tegasnya.
Ia juga menekankan posisi strategis perempuan adat Papua sebagai penjaga nilai-nilai adat, pendidik generasi, sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan. Karena itu, melalui Rakerda ini diharapkan seluruh pengurus dan anggota mampu menjalankan peran dan fungsi secara bertanggung jawab, disiplin, loyal, serta bekerja efektif dengan program kerja yang nyata, terukur, dan berpihak pada kepentingan perempuan adat.
Pada kesempatan tersebut, Dolfina Suabey menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya Badan Kesbangpol Teluk Bintuni, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Rakerda I Lapepa.
“Dukungan ini menjadi bukti bahwa perempuan adat Papua adalah mitra strategis dalam menjaga persatuan, keutuhan sosial, dan nilai-nilai kebijaksanaan di daerah ini,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta Rakerda untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, berdiskusi secara terbuka, saling belajar, dan menyatukan komitmen bersama. Rakerda ini diharapkan menjadi pondasi kuat bagi perjuangan Lapepa Kabupaten Teluk Bintuni ke depan.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati setiap niat baik, pikiran, dan kerja kita semua. Dari perempuan adat Papua yang berdaya, bermanfaat, dan berperan aktif bagi masa depan Teluk Bintuni. Sesuai motto Lapepa Bintuni: Mandirilah Perempuan Papua, Jayalah Bangsaku,” pungkasnya. (MA/Inspirasi Papua)













