Views: 119
Dermaga Babo Segera Dibangun, Harapan Lama Masyarakat Bintuni Akhirnya Terwujud
BINTUNI, PAPUA BARAT – Harapan lama masyarakat Distrik Babo untuk memiliki dermaga yang layak akhirnya mulai menemukan titik terang.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Perhubungan memastikan pembangunan dermaga Babo akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Kepastian itu disampaikan Kepala Bidang Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Leonard Talama, saat mendampingi Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dalam pertemuan bersama masyarakat Babo, Jumat (6/3/2026) malam.
Menurut Leonard, kontraktor pelaksana proyek sudah ditetapkan dan tahap awal pembangunan segera dimulai dengan kegiatan ground breaking.
“Kontraktor pelaksana proyek sudah ada. Dalam waktu dekat ini akan dilakukan ground breaking,” ujar Leonard di hadapan masyarakat.
Di lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan dermaga, aktivitas persiapan sudah mulai terlihat. Area proyek kini telah disterilisasi dengan pagar seng, sementara beberapa bangunan sementara untuk kebutuhan pekerja seperti direksi kit juga telah berdiri.
Perkembangan tersebut bahkan menarik perhatian Bupati Yohanis Manibuy saat tiba di Babo dalam rangka Safari Ramadan. Ia menyempatkan diri meninjau langsung lokasi rencana pembangunan dermaga yang selama ini sangat dinantikan masyarakat pesisir.
Pembangunan dermaga Babo menjadi salah satu program prioritas dalam pemerintahan Bupati Yohanis Manibuy bersama Wakil Bupati Joko Lingara. Secara kewenangan, proyek tersebut sebenarnya berada di bawah tanggung jawab Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Namun karena belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, pemerintah daerah akhirnya mengambil langkah berani untuk membangunnya secara mandiri.
“Kita sudah konfirmasi ke Kementerian Perhubungan, tapi dijawab belum bisa dibangun tahun ini. Pak Bupati kemudian berinisiatif mengambil alih pembangunan, dan pihak kementerian menyetujuinya,” jelas Leonard.
Bagi masyarakat Babo, kehadiran dermaga baru nantinya diharapkan dapat memperlancar konektivitas transportasi laut, membuka akses ekonomi, serta memperkuat aktivitas perdagangan dan mobilitas warga di wilayah pesisir Teluk Bintuni.
***(MA/Inspirasi Papua)***











