Bupati Yohanis Ajak Pemuda Papua Jadi Agen Perubahan dan Mitra Pembangunan

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 12

Bupati Yohanis Manibuy Ajak Generasi Muda Papua Adaptif Hadapi Zaman Tanpa Tinggalkan Iman

 

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak generasi muda Papua untuk menjadi pribadi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai iman dan karakter yang kuat.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Panitia Rapat Kerja I Dewan Pimpinan Pusat Forum Generasi Muda (FGM) GKI di Tanah Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Gereja GKI Lahai-Roi, Kalikodok, Teluk Bintuni, Selasa (9/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada Forum Generasi Muda (FGM) GKI di Tanah Papua yang dinilai konsisten menjadi wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda. Menurutnya, organisasi ini memiliki peran penting dalam membentuk anak-anak muda Papua yang kritis, kreatif, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kekristenan.

Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, terutama di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-23 kabupaten tersebut. Menurutnya, kemajuan daerah yang berkelanjutan hanya dapat dicapai jika generasi mudanya dipersiapkan dengan baik.

“Generasi muda, khususnya generasi muda Kristiani, harus dipersiapkan menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Yohanis.

Bupati menilai kehadiran FGM GKI dapat menjadi ruang pembinaan yang tidak hanya mendorong keterlibatan pemuda dalam pelayanan gereja, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat dan daerah.

Ia juga menitipkan harapan agar generasi muda Teluk Bintuni terus mendapat pembinaan untuk meningkatkan kualitas diri dan kapasitas kepemimpinan sebagai kader gereja sekaligus kader pembangunan.

“Tolong tingkatkan kapasitas kepemimpinan dan kualitas diri adik-adik kami di Bintuni agar menjadi kader gereja dan kader pembangunan daerah yang siap menghadapi masa depan,” pesannya.

Menurut Yohanis, tantangan Papua ke depan membutuhkan anak muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan menguasai teknologi, serta wawasan yang luas. Karena itu, generasi muda gereja diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan dan kemandirian masyarakat.

Ia berharap Rapat Kerja I DPP FGM GKI Tahun 2026 dapat melahirkan berbagai gagasan kreatif, inovatif, dan transformatif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua sekaligus memperkuat kolaborasi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat.

Selain itu, kehadiran peserta dari enam Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 32 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FGM GKI se-Tanah Papua yang dijadwalkan hadir pada Oktober mendatang di Teluk Bintuni diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat jaringan pelayanan pemuda di Tanah Papua.

“Jika nilai-nilai Kristiani dipadukan dengan semangat pelayanan, kerja keras, inovasi, dan kolaborasi, maka generasi muda Papua akan menjadi kekuatan besar yang membawa perubahan positif bagi gereja, daerah, dan bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP FGM GKI di Tanah Papua, Petronela Krenak, mengatakan pelantikan panitia ini bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan langkah awal membangun semangat pelayanan dan kepemimpinan generasi muda GKI di seluruh Tanah Papua yang dimulai dari Teluk Bintuni.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya Bupati Yohanis Manibuy, yang memberikan perhatian besar terhadap pelaksanaan Rapat Kerja I DPP FGM GKI Tahun 2026.

Menurut Petronela, kegiatan yang diperkirakan dihadiri ribuan pemuda dan pemudi GKI dari berbagai daerah di Tanah Papua itu akan menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun program kerja yang relevan, sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Papua yang mandiri, beriman, dan siap menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Kegiatan tersebut juga direncanakan ditutup dengan deklarasi komitmen bersama untuk menjaga persatuan serta membangun Papua yang damai, sejahtera, dan penuh harapan bagi generasi mendatang.

***(MA/inspirasipapua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *