Views: 30
Dishub Bintuni Siapkan 50 Kendaraan Mudik Gratis untuk OAP Sambut Idul Fitri 1447 H
BINTUNI, PAPUA BARAT – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni kembali menghadirkan program Mudik Gratis bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Program yang digagas Dinas Perhubungan melalui Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya setelah dinilai sukses pada 2025.

Pada tahun ini, program mudik gratis diperuntukkan khusus bagi Orang Asli Papua (OAP) beragama Islam yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Teluk Bintuni, Marthen Kilonressy, S.IP, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berkaitan dengan sumber anggaran yang digunakan, yakni Dana Otonomi Khusus (Otsus).
“Tahun ini Mudik Gratis agak berbeda dibanding tahun lalu. Karena menggunakan dana Otsus, maka peruntukannya 100 persen untuk OAP,” ujar Marthen kepada wartawan di Bintuni, Rabu (11/3/2026).

Penjelasan untuk Masyarakat
Marthen mengakui, kebijakan tersebut tidak mudah karena berpotensi menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, khususnya umat Muslim non-OAP yang juga tinggal dan lahir di Bintuni.
Menurutnya, kebijakan itu merupakan hasil evaluasi dari pemerintah provinsi terkait penggunaan dana Otsus yang diharapkan dapat lebih dirasakan langsung oleh masyarakat OAP.
“Melalui media ini kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada saudara-saudara Muslim non-OAP. Kami berharap semua pihak dapat mendukung program ini agar berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak memiliki maksud lain selain mengembalikan manfaat dana Otsus kepada masyarakat OAP sebagai penerima utama program tersebut.
Dua Tahap Pelepasan Peserta
Program Mudik Gratis tahun ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap pelepasan peserta.
Tahap pertama akan dilaksanakan pada 15 Maret 2026, sementara tahap kedua dijadwalkan pada 18 Maret 2026.
Adapun rute perjalanan yang disiapkan meliputi empat jalur utama, yakni:
- Bintuni – Manokwari
- Manokwari – Bintuni
- Bintuni – Yakora
- Bintuni – Arta Mas
Namun hingga saat ini, baru tiga rute yang memiliki pendaftar, yaitu Bintuni–Manokwari, Manokwari–Bintuni, dan Bintuni–Yakora. Sementara rute Bintuni–Arta Mas masih belum memiliki peserta.
Target 50 Kendaraan
Dinas Perhubungan Teluk Bintuni menargetkan sebanyak 50 kendaraan untuk melayani peserta mudik gratis tahun ini.
Namun hingga 11 Maret 2026, baru sekitar 20 kendaraan yang terisi dengan total sekitar 80 penumpang.
Jika hingga hari pelaksanaan jumlah kendaraan tidak mencapai target, pemerintah berencana mengoptimalkan program tersebut dengan skema mudik pulang-pergi, sehingga anggaran yang telah disiapkan tetap dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kita siapkan 50 mobil, tetapi kalau sampai hari pelaksanaan jumlahnya tidak bertambah signifikan, maka kemungkinan kita buat program mudik pulang-pergi untuk Idul Fitri tahun ini,” jelas Marthen.
Sebaliknya, jika jumlah kendaraan melebihi setengah dari target, maka fasilitas yang ditanggung pemerintah hanya untuk perjalanan berangkat, sedangkan biaya pulang akan ditanggung oleh penumpang.
Harapan Pemerintah
Pemerintah daerah berharap program ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat OAP Muslim yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Marthen juga berharap para peserta dapat melakukan perjalanan dengan aman dan kembali ke Bintuni setelah Lebaran untuk melanjutkan aktivitas seperti biasa.
“Semoga masyarakat bisa tiba di kampung halaman dengan selamat, merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita bersama keluarga, lalu kembali lagi ke Bintuni untuk beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Teluk Bintuni.
“Kita hidup bersama di Tanah Sisar Matiti. Karena itu nilai Agama Keluarga harus terus dijaga agar kerukunan umat beragama di Teluk Bintuni tetap terpelihara,” pungkasnya.
***(MA/Inspirasi Papua)**













