Views: 28
Dandim 1806/TB Gelar Open Turnamen Bilyard HUT ke-23 Teluk Bintuni, Atlet Nasional dan Luar Negeri Ikut Ambil Bagian
BINTUNI, PAPUA BARAT – Semangat memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni mulai terasa lewat berbagai kegiatan olahraga. Salah satunya datang dari Dandim 1806/Teluk Bintuni yang akan menggelar Open Turnamen Bilyard di Oke Bilyard, Kabupaten Teluk Bintuni.
Komandan Kodim 1806/TB, Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak, mengatakan turnamen tersebut bukan sekedar ajang pertandingan, tetapi juga ruang bagi generasi muda Papua untuk menyalurkan minat dan mengembangkan bakat di dunia olahraga.
“Kegiatan open turnamen ini dalam rangka HUT Kabupaten Teluk Bintuni ke-23. Kami ingin mengajak anak-anak muda berkembang melalui olahraga, karena saya melihat potensi mereka luar biasa,” ujar Dandim saat ditemui wartawan di Makodim 1806/TB, Rabu (13/05/2026).
Ia didampingi Danramil 1806-01/Bintuni Letda Inf. Y. Mantong dan Dan Unit Kodim Pelda Slamet.
Turnamen tersebut terbuka bagi peserta dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Hingga saat ini, panitia mencatat sudah ada empat peserta asal Filipina yang mendaftarkan diri untuk ikut bertanding.
“Semua bisa ikut hadir. Dari luar negeri juga ada yang ambil bagian. Informasi terakhir sudah ada empat peserta dari Filipina yang mendaftar,” katanya.
Untuk menambah semarak turnamen, panitia juga menghadirkan atlet sekaligus influencer bilyard nasional asal Palu, Sulawesi Tengah, Nur Ramdhani Itoto atau yang lebih dikenal dengan nama Nuy.
Kehadiran atlet muda tersebut dijadwalkan pada 2 Juni 2026 mendatang.
Selain menghadirkan atlet nasional, pertandingan juga akan dipimpin sekitar 20 wasit profesional yang didatangkan dari Jayapura dan Sorong guna memastikan jalannya kompetisi berlangsung sportif dan berkualitas.
Bagi Letkol Yan, turnamen ini menjadi langkah awal membangun pembinaan olahraga bilyard di Teluk Bintuni.
Ia mengaku memiliki kedekatan tersendiri dengan dunia olahraga karena sejak muda aktif sebagai atlet karate KKI.
“Kalau bilyard ini memang hobi saya. Saya ingin membuat gebrakan pertama untuk mengembangkan bakat anak-anak di sini,” ungkapnya.
Ia juga mengenang perjalanan dirinya sebagai atlet karate sejak berpangkat Letnan Dua. Bahkan, ia pernah mengikuti Pra POM tahun 2003 dan menjadi atlet Kodam dengan berbagai prestasi.
“Saya hobi karate KKI, ikut Pra POM 2003, atlet Kodam dan sering juara. Dari Letnan Dua saya selalu diundang ikut pertandingan,” tuturnya.
Open Turnamen Bilyard ini disebut-sebut akan menjadi salah satu event bilyard terbesar di Papua.
Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka jalan lahirnya atlet-atlet potensial asal Teluk Bintuni yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional.
***(MA/Inspirasi Papua)***













