Views: 26
Dermaga Babo Segera Dibangun, Harapan Baru bagi Mobilitas dan Ekonomi Warga
BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Kabar yang telah lama dinantikan masyarakat Distrik Babo kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat akhirnya semakin mendekati kenyataan.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menargetkan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Dermaga Babo pada Juli 2026, sebagai langkah awal menghadirkan akses transportasi laut yang lebih baik bagi masyarakat.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Jandri Salakory, SE., MM kepada wartawan, Senin (22/6/2026) saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan seluruh persiapan teknis berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, koordinasi dengan kontraktor pelaksana terus dilakukan agar tahapan pembangunan dapat segera dimulai.
“Kami sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan memastikan kesiapan teknis.
Rencananya peletakan batu pertama pembangunan Dermaga Babo akan dilaksanakan pada Juli 2026, paling cepat pertengahan Juli dan paling lambat akhir Juli,” ujar Jandri.
Ia menjelaskan, jadwal groundbreaking masih bergantung pada kedatangan material utama berupa tiang pancang yang akan digunakan dalam konstruksi dermaga.
Sekitar 300 tiang pancang saat ini sedang dalam proses mobilisasi dari pabrikasi di Surabaya menuju Babo melalui jalur laut.
Perjalanan pengiriman material tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga minggu.
“Begitu seluruh tiang pancang tiba di Babo, kami akan segera melaksanakan peletakan batu pertama.
Kami berupaya agar groundbreaking bisa dilakukan secepat mungki. Bagi masyarakat Babo, pembangunan dermaga ini memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar pembangunan fisik.
Selama bertahun-tahun, transportasi laut menjadi urat nadi kehidupan warga, baik untuk mobilitas masyarakat maupun distribusi kebutuhan pokok. Kill
Karena itu, kehadiran dermaga yang lebih representatif diharapkan dapat memperlancar arus barang dan penumpang, meningkatkan keselamatan transportasi laut, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.
Pembangunan Dermaga Babo direncanakan berlangsung selama dua tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2027.
Pemerintah berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini selesai tepat waktu dan pada tahun 2027 Dermaga Babo sudah dapat digunakan untuk mendukung aktivitas transportasi dan perekonomian masyarakat,” kata Jandri.
Di tengah berbagai upaya pembangunan yang terus dilakukan di Teluk Bintuni, Dermaga Babo menjadi simbol baru bagi warga.
Bukan hanya sebagai tempat sandar kapal, tetapi juga sebagai gerbang yang menghubungkan masyarakat dengan peluang ekonomi, layanan publik, dan masa depan yang lebih baik.
Ketika pembangunan dimulai nanti, yang dibangun bukan sekadar dermaga, melainkan juga harapan masyarakat Babo untuk kehidupan yang semakin maju dan terhubung dengan wilayah lainnya di Papua Barat.
***(MA/inspirasipapua.id)***













