Views: 21
PWI Teluk Bintuni Resmi Dilantik, Adrian Kairupan Nahkodai Insan Pers 2026–2029
BINTUNI, PAPUA BARAT – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni periode 2026–2029 di Gedung Sasana Karya, Kompleks Kantor Bupati Teluk Bintuni, Distrik Manimeri, Selasa (19/5/2026).
Pelantikan yang dipimpin langsung Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Papua Barat, Bustam, menandai babak baru bagi insan pers di Teluk Bintuni. Organisasi wartawan tersebut kini dipimpin Adrian E.A. Kairupan untuk tiga tahun ke depan.
Kegiatan itu dirangkaikan dengan Konferensi Kerja I dan Orientasi Keanggotaan PWI Teluk Bintuni mengusung tema “PWI Bersinergi Tingkatkan Solidaritas Menuju Visi Teluk Bintuni Sejahtera dan Serasi”.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Joko Lingara, unsur Forkopimda, Wakil Ketua II DPRK Yasman Yasir, Wakil Ketua III Budi Nawarisa beserta anggota DPRK, Plh. Sekda Jane Fimbay, pimpinan OPD, Rektor Unimutu, Rektor ITB serta Mahasiswa/i Unimutu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda hingga insan pers dari berbagai media di Teluk Bintuni.
Dalam kepengurusan baru itu, sejumlah nama dipercaya mengisi posisi strategis. Haiser Situmorang menjabat Wakil Ketua I Bidang Organisasi, Kaderisasi Keanggotaan dan Pembelaan Wartawan, sementara Muris Muhammad dipercaya sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendidikan, Pembinaan dan Kesejahteraan Anggota.
Kemudian Wakil Ketua III Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fideles Wiran, Wakil Ketua IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Usaha Anton Sibarani, serta Wakil Ketua V Bidang Multimedia dan IT Saryanto.
Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Wawan Gunawan, Wakil Sekretaris Alif Fattah, Bendahara M. Iqbal dan Wakil Bendahara Martina Matisan. Pengurus juga dilengkapi beberapa seksi bidang, termasuk Seksi Penelitian dan Karakter Bangsa yang dijabat Rohmat Sugianto.
Ketua Panitia Pelaksana, Haiser Situmorang, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak.
“Kurang lebih sembilan hari panitia bekerja dengan semangat dan kebersamaan demi menyukseskan kegiatan ini. Syukur kepada Tuhan, semuanya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 21 anggota PWI Teluk Bintuni dan menghadirkan pemateri dari Dewan Kehormatan PWI Papua Barat guna memperkuat pemahaman kode etik jurnalistik serta kapasitas wartawan lokal.
Sementara itu, Ketua PWI Teluk Bintuni terpilih, Adrian E.A. Kairupan, menegaskan komitmennya membangun kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat.
“Kami siap mendukung pembangunan daerah. Pers hadir untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat,” katanya.
Pesan tegas juga disampaikan Ketua PWI Papua Barat, Bustam. Ia menekankan bahwa wartawan harus menjaga profesionalisme, integritas dan independensi di tengah derasnya arus informasi digital.
“Sampaikan berita yang benar dan berimbang. Tingkatkan kompetensi melalui UKW, jaga integritas dan jangan gunakan profesi untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Bustam turut mengapresiasi perkembangan PWI Teluk Bintuni yang dinilai semakin aktif dan mampu bertahan di tengah perubahan dunia media yang sangat cepat.
Di sisi lain, Bupati Yohanis Manibuy mengingatkan pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas informasi publik di era maraknya hoaks dan informasi menyesatkan.
Menurutnya, wartawan bukan hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun literasi publik dan menjaga stabilitas sosial di daerah.
“Pers bukan sekadar menyampaikan informasi. Pers juga ikut mendidik masyarakat, meningkatkan partisipasi publik dan menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia berharap kepengurusan baru PWI Teluk Bintuni mampu melahirkan program kerja yang berdampak nyata bagi peningkatan kapasitas wartawan lokal dan memperkuat solidaritas antar insan pers.
“Dengan pers yang sehat dan profesional, pembangunan di Teluk Bintuni akan berjalan lebih transparan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
***(MA/Inspirasi Papua)***













