Petakan Potensi Ekonomi Daerah, Teluk Bintuni Canangkan Sensus Ekonomi 2026

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 1

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai di Teluk Bintuni, 103 Petugas Siap Data Usaha hingga Pelosok Distrik

 

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Teluk Bintuni resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui apel gabungan yang digelar di Lapangan Apel Kantor Bupati Teluk Bintuni, Distrik Manimeri, Senin (15/6/2026).

Sejak pagi, suasana di lapangan apel terlihat ramai. Ratusan peserta dari berbagai instansi hadir mengikuti kegiatan tersebut. Petugas Sensus Ekonomi mengenakan seragam putih, pegawai BPS tampil dengan pakaian oranye, sementara ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenakan seragam dinas berwarna khaki.

Apel yang dimulai pukul 08.48 WIT itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara. Setelah amanat disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar petugas Sensus Ekonomi 2026 yang dipimpin Desmon Wanimbo dan diikuti 103 petugas sensus yang akan bertugas di 24 distrik definitif di Kabupaten Teluk Bintuni.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah dan negara.

Menurutnya, sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, melainkan upaya strategis untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi perekonomian masyarakat.

“Data yang diperoleh dari Sensus Ekonomi Tahun 2026 akan menjadi landasan penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Mulai dari penyusunan kebijakan ekonomi, pengembangan investasi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, petugas akan mendata berbagai jenis usaha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.

Karena itu, Joko mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah distrik, pemerintah kampung, pelaku usaha hingga warga, untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar dan lengkap.

“Terimalah petugas sensus dengan baik dan berikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus ekonomi ini,” katanya.

Kepada para petugas, Wakil Bupati juga berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, profesionalisme, dan objektivitas dalam proses pendataan.

“Tugas yang saudara emban bukan pekerjaan ringan. Saudara adalah ujung tombak dalam menghasilkan data berkualitas yang akan menjadi dasar kebijakan pembangunan di masa mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Teluk Bintuni, Maimun, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kali ini memanfaatkan sistem digital yang terhubung langsung dengan server BPS Pusat.

“Setiap data yang diinput petugas akan langsung masuk ke server BPS pusat. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan data yang diberikan,” jelasnya.

Menurut Maimun, sensus ini juga akan menghasilkan data ekonomi yang lebih rinci hingga tingkat wilayah terkecil. Selain memotret kondisi usaha secara umum, sensus juga akan mengumpulkan informasi mengenai ekonomi digital, ekonomi lingkungan, daya saing usaha, hingga perkembangan UMKM.

“Seluruh jenis usaha akan didata, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar, termasuk usaha yang dijalankan secara online,” ujarnya.

Ia menambahkan, petugas sensus nantinya akan mendatangi rumah-rumah warga untuk mengidentifikasi jenis usaha yang dimiliki masyarakat.

***(MA/inspirasipapua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *