Kasus HIV/AIDS dan Malaria Masih Tinggi, Wabup Minta Edukasi Kesehatan Digencarkan hingga Kampung

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 1

HIV/AIDS dan Malaria Capai Kampung-Kampung, Wabup Joko Lingara Minta Sosialisasi Kesehatan Diperkuat

 

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, menyoroti masih tingginya kasus penyakit menular di Kabupaten Teluk Bintuni, terutama HIV/AIDS dan malaria yang kini tidak lagi terkonsentrasi di wilayah perkotaan, tetapi telah menjangkau kampung-kampung hingga daerah pelosok.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi dan Evaluasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2026 di Gedung Women and Child Center (WCC), Rabu (17/6/2026).

Menurut Joko, kondisi tersebut menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.

Ia menilai kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih perlu terus ditingkatkan.

“Kalau yang terdeteksi seribu orang, bisa jadi masih ada seribu orang lagi yang belum terdeteksi. Penyakit ini sudah sampai ke kampung-kampung dan korbannya bukan hanya masyarakat di kota, tetapi juga warga di pelosok,” tegasnya.

Joko menekankan bahwa keberhasilan menekan angka penyakit menular tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, hingga keluarga dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya hidup sehat.

Sebagai langkah konkret, ia meminta agar materi sosialisasi kesehatan diperbanyak dan dipasang di berbagai lokasi strategis seperti kantor pemerintahan, fasilitas kesehatan, sekolah, serta ruang-ruang publik. Media informasi berupa spanduk, baliho, dan pamflet dinilai masih efektif untuk menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung.

“Informasi kesehatan harus mudah dilihat dan dipahami masyarakat. Semakin sering masyarakat membaca dan menerima edukasi, semakin besar peluang kita mencegah penyebaran penyakit,” ujarnya.

Wabup berharap melalui rakor tersebut lahir langkah-langkah nyata yang mampu memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, sehingga kualitas kesehatan masyarakat Teluk Bintuni dapat terus meningkat dari kota hingga kampung-kampung terpencil.

***(MA/inspirasipapua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *