PUPR Bintuni Bangun Talud di Iguriji, Warga Berharap Banjir Tak Lagi Datang

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 14

Dua Bulan Dikebut, Proyek Drainase Iguriji Ditargetkan Redam Genangan

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id — Harapan warga Kampung Iguriji untuk terbebas dari genangan air mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memulai pembangunan talud dan box culvert di kawasan akses masuk Mapolres Teluk Bintuni, salah satu lokasi yang selama ini kerap terdampak banjir saat hujan deras.

Pekerjaan dimulai sejak 1 Juli 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 60 hari kalender. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Global Prima sebagai bagian dari upaya pemerintah memperbaiki sistem drainase di kawasan Kampung Iguriji.

Di lokasi proyek, aktivitas masih berfokus pada tahap awal. Alat berat melakukan penggalian, sementara para pekerja merakit besi sebagai persiapan sebelum memasuki proses pengecoran.

“Pekerjaan sudah dimulai sejak 1 Juli. Saat ini kami melakukan penggalian dan perakitan besi sebelum masuk ke tahap pengecoran,” kata pengawas lapangan, Lewyanto, Kamis (9/7/2026).

Menurut Lewyanto, pembangunan talud dan box culvert dirancang untuk meningkatkan kapasitas saluran drainase agar aliran air lebih lancar ketika curah hujan tinggi. Dengan saluran yang lebih memadai, air diharapkan tidak lagi tertahan dan menggenangi badan jalan maupun kawasan permukiman.
Bagi warga, proyek ini bukan sekedar pembangunan fisik, tetapi juga harapan agar persoalan yang berulang setiap musim hujan bisa segera teratasi.

Arifin Iba, warga Kampung Iguriji. mengatakan kawasan Kali Hub selama ini menjadi jalur utama aliran air dari sejumlah titik yang sering tergenang, termasuk di depan Kantor Klasis dan Kantor Bawaslu.

“Kalau hujan deras, biasanya air menggenang di depan Kantor Klasis dan Kantor Bawaslu. Air kemudian mengalir turun ke Kali Hub sehingga tidak meluap lebih besar.

Mudah-mudahan dengan pembangunan ini persoalan banjir bisa semakin teratasi,” ujarnya.

Ia berharap kapasitas drainase yang lebih besar nantinya mampu mengurangi genangan air di berbagai titik Kampung Iguriji sehingga aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan menuju Mapolres Teluk Bintuni tidak lagi terganggu setiap kali hujan turun.
Pembangunan talud dan box culvert menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir.

Selain mengurangi risiko genangan, sistem drainase yang baik juga berperan menjaga kualitas lingkungan, memperpanjang umur jalan, dan menciptakan mobilitas yang lebih aman bagi masyarakat. Dengan target penyelesaian dalam dua bulan, warga berharap manfaat proyek ini segera dapat dirasakan, terutama menjelang puncak musim hujan.

***(Tim/red/MA/inspirasipapua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *