Kapolda dan Jurnalis Saling Berbagi Cerita di Balik Secangkir Kopi

Hangat dan Penuh Keakraban — Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir bersama awak media Manokwari dalam coffee morning untuk mempererat silaturahmi dan memastikan informasi yang akurat bagi masyarakat. (ist/Kadate/Inspirasi)
Bagikan berita ini

Views: 50

Kapolda dan Jurnalis Saling Berbagi Cerita di Balik Secangkir Kopi

 

MANOKWARI – Aroma kopi menyeruak di sudut ruangan saat puluhan jurnalis dari berbagai media berkumpul, Selasa pagi (12/8/2025). Bukan untuk meliput kasus atau konferensi pers, melainkan untuk duduk santai bersama Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., dan jajarannya.

Suasana hangat dan penuh tawa membungkus pertemuan bertajuk coffee morning itu. Di meja-meja, gelas kopi berdampingan dengan buku catatan dan kamera. Seperti dua dunia yang berbeda, namun hari itu menyatu: kepolisian dan media.

Bagi Kapolda, momen seperti ini bukan sekadar agenda silaturahmi. “Pertemuan seperti ini penting untuk menjaga kebersamaan, mempererat komunikasi, dan memastikan informasi yang sampai ke masyarakat benar-benar akurat,” ujarnya sambil sesekali tersenyum kepada para jurnalis yang duduk di depannya.

Ia mengakui, media massa adalah pilar demokrasi yang punya peran strategis dalam membentuk opini publik. Karena itu, ia mendorong insan pers untuk mengangkat berita-berita yang menginspirasi, membangun optimisme, dan mengedepankan keberhasilan pembangunan di Papua Barat.

Ketua PWI Papua Barat, Bustam, merespons dengan nada yang sama. Ia menyebut, hubungan baik antara polisi dan media sangat menentukan arah pemberitaan. “Kami siap mendukung Polda dalam publikasi positif dan menjaga keamanan serta ketertiban di daerah ini,” katanya, menegaskan komitmen jurnalis sebagai mitra strategis kepolisian.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, menambahkan bahwa kemitraan ini lebih dari sekadar kerja sama teknis. “Rekan-rekan media adalah mitra kami dalam membangun kepercayaan publik. Berita yang akurat dan berimbang akan mencegah hoaks, sekaligus memperkuat rasa percaya masyarakat kepada kepolisian,” ujarnya.

Obrolan santai siang itu diakhiri dengan sesi tanya jawab. Wartawan bebas memberi masukan, menyampaikan pandangan, bahkan sesekali melempar candaan yang membuat suasana semakin akrab.

Dari balik aroma kopi yang masih tersisa, tersirat sebuah pesan: polisi dan jurnalis di Papua Barat bukan hanya berdiri di sisi yang berbeda dari sebuah berita, tapi juga bahu membahu menjaga kedamaian dan membawa cerita yang benar kepada masyarakat. Laporan : Tim Redaksi KADATE/Inspirasi Papua)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *