Views: 17
Wakil Bupati Teluk Bintuni Lakukan Koordinasi dengan Dirjen Perumahan Pedesaan Kementerian Perumahan RI
Laporan: Tim Redaksi KADATE/Inspirasi Papua
JAKARTA – Hari yang cerah yang penuh harap. Di tengah riuh ibu kota, pada Jumat, 30 Mei 2025, langkah-langkah kecil dari ujung barat Papua itu tiba di BTN Learning Center No. 197, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Tujuan mereka jelas: rumah. Bukan rumah pribadi—melainkan rumah untuk masyarakat Teluk Bintuni.
Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, bersama Kepala Bidang Perumahan, Vicky Futunanenbun, S.Sos mewakili suara rakyat Bintuni yang ingin memiliki hunian layak. Kunjungan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah koordinasi perdana antara Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Pedesaan di bawah Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI.
Dan di sanalah mereka, disambut hangat oleh Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd, sang Dirjen Perumahan Pedesaan. Tak ada sekat antara pejabat pusat dan daerah pagi itu. Yang ada hanyalah suasana penuh kekeluargaan. Diskusi pun berlangsung santai namun bermakna—persis seperti pertemuan sahabat lama yang punya cita-cita bersama.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat kami yang tinggal di kampung-kampung pedalaman juga punya hak atas rumah yang layak dan sehat,” ujar Joko Lingara dalam perbincangan itu.
Dr. Imran menyambut niat baik ini dengan tangan terbuka. Ia menyatakan komitmen kementerian untuk terus mendorong program-program perumahan yang inklusif, terutama di daerah-daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Ini adalah langkah pertama di awal masa pemerintahan Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara. Tapi semangatnya bukan semangat pemula—ini semangat pembaru. Koordinasi ini menjadi fondasi untuk membangun lebih dari sekadar rumah: membangun masa depan.
Dari Menteng Dalam, mereka membawa pulang bukan hanya harapan, tapi juga komitmen: bahwa setiap warga Bintuni berhak atas atap yang teduh, dinding yang kokoh, dan ruang yang layak untuk tumbuh dan bermimpi.
CATATAN REDAKSI:
Koordinasi lintas kementerian dan daerah seperti ini adalah momen penting yang jarang terlihat oleh publik. Tapi di balik layar, di ruangan-ruangan seperti BTN Learning Center itu, masa depan ribuan orang sedang diperjuangkan—dengan tekad, dengan niat baik, dan tentu saja, dengan cinta untuk negeri Sisar Matiti. ***

