Views: 19
“Satukan Media Lokal, JMSI Papua Barat Mulai Konsolidasi di Teluk Bintuni”
BINTUNI, inspirasipapua.id — Membangun organisasi perusahaan media tidak cukup dengan membentuk kepengurusan. Konsolidasi anggota, penataan administrasi, dan komitmen terhadap profesionalisme pers menjadi fondasi agar organisasi mampu tumbuh serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Langkah awal itu mulai dilakukan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Papua Barat dengan menyerahkan surat mandat kepada empat wartawan dan pengelola media siber untuk membentuk Pengurus Cabang (PC) JMSI Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (26/10/2026).
Ketua JMSI Papua Barat, Valentino Wanma, mengatakan mandat tersebut menjadi pintu masuk bagi penguatan organisasi perusahaan media siber di Teluk Bintuni. Para penerima mandat tidak hanya bertugas mempersiapkan kepengurusan, tetapi juga membangun komunikasi dengan pemilik media lokal yang ingin bergabung.
Empat penerima mandat itu ialah Muris Muhammad dari inspirasipapua.id, Muhammad Iqbal dari bintuninews.id, Haiser Situmorang dari mediaprorakyat.com, dan Rohmat Sugianto dari indokabar.com.
Valentino menegaskan, konsolidasi keanggotaan menjadi pekerjaan utama sebelum organisasi cabang dibentuk secara resmi. Para penerima mandat diminta mendata dan menginventarisasi perusahaan media siber yang beroperasi di Teluk Bintuni, sekaligus memfasilitasi proses keanggotaan sesuai ketentuan organisasi.
“Yang pertama dan terpenting adalah bagaimana teman-teman yang memegang mandat ini mengonsolidasikan para pemilik media lokal yang bersedia bergabung dengan JMSI. Selanjutnya, mereka diinventarisasi dan diproses keanggotaannya secara resmi sesuai ketentuan organisasi,” ujar Valentino.
Menurut dia, pendataan tersebut penting agar pembentukan organisasi memiliki basis keanggotaan yang jelas. Dengan demikian, JMSI tidak sekadar hadir melalui struktur kepengurusan, tetapi juga memiliki anggota yang dapat bekerja bersama dalam memperkuat kapasitas perusahaan pers di daerah.
Setelah konsolidasi, para penerima mandat diberi waktu tiga bulan sejak penyerahan mandat untuk mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab). Forum tersebut menjadi tahapan penting untuk memilih ketua PC JMSI Kabupaten Teluk Bintuni.
Ketua terpilih selanjutnya akan membentuk tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan cabang. Adapun mekanisme pelantikan dan agenda organisasi berikutnya akan dibahas oleh kepengurusan yang terbentuk, dengan tetap mengacu pada ketentuan organisasi.
Valentino mengatakan, JMSI Papua Barat siap mendukung proses pembentukan tersebut, terutama dalam urusan administrasi dan koordinasi organisasi. Ia berharap komunikasi antara pengurus di tingkat kabupaten dan provinsi tetap terjaga agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.
“Kami di provinsi siap mendukung teman-teman, terutama dalam hal administrasi. Kami berharap komunikasi tetap solid sehingga seluruh proses pembentukan organisasi ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Bagi Valentino, bertambahnya anggota bukan sekadar persoalan jumlah. Keterlibatan lebih banyak perusahaan media diharapkan memperluas ruang kolaborasi, memperkuat profesionalisme pengelolaan media, dan mendorong perusahaan pers lokal berkembang secara lebih terarah.
Ia juga berharap kehadiran JMSI di Teluk Bintuni dapat memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah. Perusahaan media, menurut dia, memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan pemerintah, program pembangunan, serta persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Peran itu menuntut media untuk menjaga akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam menyajikan informasi. Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap berita yang cepat, profesionalisme tetap menjadi hal penting agar informasi yang beredar dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.
Pembentukan PC JMSI Kabupaten Teluk Bintuni karena itu diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan struktur organisasi. Lebih dari itu, organisasi ini diharapkan menjadi ruang bagi perusahaan media siber untuk memperkuat tata kelola usaha pers, meningkatkan kapasitas, serta menjaga komitmen terhadap kepentingan publik.
Tiga bulan ke depan menjadi waktu bagi empat penerima mandat untuk membuktikan kesiapan tersebut. Konsolidasi, pendataan anggota, penyelesaian administrasi, dan pelaksanaan Muscab akan menjadi tahapan awal dalam menentukan arah organisasi JMSI di Teluk Bintuni.
Dengan fondasi keanggotaan yang jelas dan kepengurusan yang terbentuk melalui mekanisme organisasi, JMSI diharapkan dapat tumbuh menjadi wadah perusahaan media siber yang solid, profesional, dan berkontribusi bagi masyarakat melalui informasi yang berkualitas.
(MA/Inspirasi Papua)











