Stefanus Balubun Lanjutkan Kepemimpinan K3TB, Fokus Perkuat Persaudaraan dan Pembangunan

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 29

Stefanus Balubun Lanjutkan Kepemimpinan K3TB, Rangkul Semua Usai Musda

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Stefanus Balubun kembali mendapat mandat memimpin Kerukunan Keluarga Kei Kabupaten Teluk Bintuni (K3TB) untuk periode 2026–2031. Kepercayaan itu diberikan melalui Musyawarah Daerah (Musda) II K3TB yang berlangsung di Aula KPU Teluk Bintuni, Sabtu, 18 Juli 2026.

Terpilihnya Stefanus menandai berlanjutnya kepemimpinan yang kini menghadapi tantangan lebih besar. Di tengah dinamika pembangunan daerah dan tingginya harapan masyarakat terhadap organisasi kemasyarakatan, K3TB dituntut tidak hanya menjaga persaudaraan internal, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Teluk Bintuni.

Sesaat setelah ditetapkan sebagai ketua, Stefanus menyampaikan rasa syukur sekaligus mengakui amanah yang diterimanya bukanlah tanggung jawab ringan.

“Saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih kepada para orang tua, sesepuh, dan seluruh keluarga besar Kei yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin K3TB pada periode kedua,” katanya kepada wartawan.

Bagi Stefanus, Musda bukan sekadar forum memilih ketua. Agenda lima tahunan itu menjadi ruang evaluasi terhadap perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah baru yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mengatakan kepercayaan yang kembali diberikan harus dijawab dengan kerja nyata, bukan hanya seremonial organisasi.

Salah satu komitmen yang kembali ditegaskannya ialah menjaga posisi K3TB sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Namun, kemitraan itu, menurut dia, harus diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam pembangunan, bukan sekadar dukungan simbolik.

“Kerukunan masyarakat adalah mitra pemerintah. Karena itu kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami tetap berkomitmen mendukung seluruh program strategis pemerintah demi kemajuan Kabupaten Teluk Bintuni,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Stefanus akan menyusun struktur kepengurusan baru. Ia menilai keberhasilan organisasi tidak bertumpu pada figur ketua semata, melainkan pada kemampuan membangun kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu bekerja sebagai satu tim.

“Seorang pemimpin tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan kepengurusan yang kuat. Karena itu kami akan membentuk tim yang solid agar seluruh program organisasi dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Musda II juga memperlihatkan dinamika demokrasi di tubuh organisasi. Sejumlah kandidat ikut bersaing memperebutkan kepercayaan anggota. Meski demikian, proses pemilihan berlangsung kondusif hingga akhirnya menghasilkan keputusan yang diterima peserta.

Stefanus memberikan apresiasi kepada seluruh kandidat yang telah mengikuti proses tersebut. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihormati, bukan alasan untuk memecah persaudaraan.

“Saya mengapresiasi seluruh kandidat dan semua pihak yang telah menjaga proses Musda berjalan dengan baik. Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh keluarga besar Kei di Teluk Bintuni menutup seluruh perbedaan yang muncul selama proses pemilihan dan kembali memperkuat solidaritas.

“Proses demokrasi telah selesai. Mari kita kembali mempererat silaturahmi, bergandengan tangan, dan bersama-sama membangun Kerukunan Keluarga Kei yang semakin maju, kompak, serta terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni,” katanya.

Terpilihnya kembali Stefanus menjadi awal dari pekerjaan yang tidak ringan. Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap organisasi kemasyarakatan, K3TB kini akan dinilai bukan hanya dari kemampuannya menjaga persatuan warga Kei, tetapi juga sejauh mana mampu melahirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

***(Tim/red/MA/inspirasi Papua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *