Views: 135
BP Tangguh Serahkan Sertifikat ACLS & ITLS, Perkuat Kapasitas Tenaga Kesehatan di Teluk Bintuni
BINTUNI — BP Tangguh bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui kegiatan penyerahan sertifikat pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) dan International Trauma Life Support (ITLS) kepada para tenaga medis, Selasa (21/10/2025) bertempat di Aula Dinas Kesehatan Bintuni.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan BP Tangguh kepada Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni. Sertifikat tersebut diberikan kepada tenaga kesehatan (Nakes) dari lima unit layanan kesehatan masyarakat yaitu Distrik Tomu Puskesmas Arandai dan Weriagar (DAV), Puskesmas Bintuni, Puskesmas Manimeri serta RSUD Teluk Bintuni yang telah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi penanganan kegawatdaruratan medis.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BP Tangguh, International SOS, dan Dinas Kesehatan Teluk Bintuni sebagai bagian dari program berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan sistem kesehatan daerah menghadapi situasi darurat.
“Sertifikat ini menjadi bukti peningkatan kemampuan tenaga kesehatan di lapangan. Harapannya, layanan kesehatan di daerah semakin cepat, tanggap, dan profesional dalam menghadapi situasi gawat darurat,” ujar Perwakilan BP Tangguh Muksin Inay.
Sementara itu, Pemerintah Daerah Teluk Bintuni menyampaikan apresiasi kepada BP Tangguh dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam program peningkatan kapasitas tenaga medis ini.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya BP Tangguh dan International SOS.
Pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Teluk Bintuni,” ungkap Plt.Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Yohanis Manobi mewakili Bupati Teluk Bintuni.
Dengan adanya pelatihan ACLS dan ITLS, diharapkan tenaga kesehatan di Teluk Bintuni semakin siap memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan kasus gawat darurat, baik di fasilitas kesehatan maupun di lapangan.
Usai kegiatan, Muksin selaku perwakilan BP Tangguh menjelaskan kepada media ini bahwa program peningkatan kapasitas tenaga medis ini terdiri dari beberapa fase penting.
Pertama, fase pelatihan, yaitu pembekalan dan praktik langsung kepada tim medis di sejumlah Puskesmas serta RSUD Teluk Bintuni.
Kedua, fase asesmen, di mana BP Tangguh bersama Dinas Kesehatan akan melakukan evaluasi berkala untuk mengidentifikasi kebutuhan peralatan, obat-obatan, dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang telah dilatih.
“Selain itu, kami juga melaksanakan penyerahan alat-alat pendukung yang sangat canggih guna menunjang penanganan medis di fasilitas kesehatan,” jelas Muksin.
Lebih lanjut, Muksin menambahkan bahwa kegiatan kali ini juga menandai kick-off atau awal resmi dari kegiatan sosialisasi dan penyerahan sertifikat bagi tenaga kesehatan yang telah memperoleh sertifikasi andal di bidang tertentu, terutama dalam penanganan kasus gawat darurat.
“Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut agar tenaga kesehatan di Teluk Bintuni semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat dengan peralatan dan kemampuan yang memadai,” tutup Muksin.
Sertifikat peserta pelatihan selanjutnya akan didistribusikan langsung oleh International SOS kepada masing-masing tenaga medis di fasilitas kesehatan terkait.
Dengan program berkelanjutan ini, BP Tangguh berharap dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Teluk Bintuni, sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan daerah.
(MA/Redaksi Inspirasi Papua)

