Dialog dengan Pemkab Teluk Bintuni Berbuah Hasil, Marga Dorisara Buka Palang Kantor Distrik Sumuri

Setelah dua bulan dipalang, Kantor Distrik Sumuri akhirnya dibuka kembali usai pertemuan antara perwakilan Marga Dorisara dan Bupati Teluk Bintuni, Sabtu malam (7/3/2026). Pelayanan masyarakat kini kembali berjalan normal. (ist/Inspirasi Papua)
banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 72

Dua Bulan Dipalang, Kantor Distrik Sumuri Akhirnya Dibuka Usai Pertemuan dengan Bupati Bintuni

 

 

 

BINTUNI, PAPUA BARAT – Setelah sempat lumpuh selama hampir dua bulan akibat aksi pemalangan oleh Marga Dorisara, Kantor Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni akhirnya kembali dibuka pada Sabtu (7/3/2026) malam.

Pembukaan palang dilakukan setelah pertemuan antara perwakilan Marga Dorisara dengan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy. Kesepakatan ini menjadi titik terang bagi pelayanan pemerintahan di Distrik Sumuri yang sebelumnya terhambat akibat penutupan kantor distrik tersebut.

Prosesi pembukaan palang disaksikan sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Teluk Bintuni Markus Marlen Iba yang mewakili pemerintah daerah, serta anggota DPRK Teluk Bintuni Roy Marthen Masyewi.

Perwakilan Marga Dorisara, Charles Olla Dorisara, mengatakan keputusan membuka palang merupakan hasil kesepakatan bersama setelah melalui komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Kami bersepakat membuka palang. Kami juga perwakilan Marga Dorisara menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Distrik Sumuri jika ada kata atau sikap yang kurang berkenan dalam persoalan ini. Kami hanya manusia biasa,” ujar Olla.

Ia berharap dengan dibukanya kantor distrik, pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal seperti sebelumnya.

Selain itu, Olla juga mengajak masyarakat Sumuri, khususnya keluarga besar Marga Dorisara, untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di wilayah tersebut.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumuri untuk mendukung pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati demi kemajuan daerah ini,” tambahnya.

Sejumlah Tuntutan Marga

Sebelumnya, Kantor Distrik Sumuri dipalang oleh keluarga besar Marga Dorisara dengan sejumlah tuntutan yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.

Berdasarkan hasil musyawarah marga, mereka menuntut pembayaran lahan lokasi Kantor Distrik Sumuri sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berlaku di pemerintah daerah.

Selain itu, marga Dorisara juga meminta penyelesaian pembayaran material koral yang diambil dari wilayah petuanan mereka untuk penimbunan jalan.

Material tersebut disebut diambil oleh Lukman Harjo yang mengatasnamakan Bupati Teluk Bintuni.

Tak hanya itu, mereka juga meminta dukungan pemerintah daerah dalam penyelesaian sengketa lahan petuanan marga Dorisara yang berada di area operasional Genting Oil Kasuri.

Marga Dorisara juga meminta penyelesaian terkait sejumlah fasilitas pemerintah yang dibangun di atas tanah adat mereka, di antaranya SMA Negeri Tofoi, Puskesmas Tofoi, Koramil Sumuri serta kompleks perumahan distrik.

Pemda Apresiasi Pembukaan Palang

Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Teluk Bintuni Markus Marlen Iba menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Marga Dorisara yang telah bersepakat membuka palang kantor distrik.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat adat dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan di Teluk Bintuni.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Marga Dorisara di Distrik Sumuri yang telah bersepakat membuka palang. Jika ada hal-hal yang sifatnya urgen, bisa disampaikan kepada pemerintah,” kata Markus.

Menurutnya, semangat kebersamaan perlu terus dijaga karena masyarakat Teluk Bintuni berasal dari satu kesatuan kekerabatan adat.

“Kita semua adalah anak negeri, sesama anak dari tujuh suku. Karena itu kita harus bersama-sama mendukung seluruh proses pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni,” ujarnya.
Dengan dibukanya palang tersebut, aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Distrik Sumuri diharapkan kembali berjalan normal.

***(MA/Inspirasi Papua)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *