Views: 95
Berkas Honorer Formasi 546 Teluk Bintuni Sudah di MenPAN-RB, BKPP Minta Masyarakat Sabar dan Jangan Percaya Isu
BINTUNI, PAPUA BARAT – Kabar mengenai nasib tenaga honorer formasi 546 di Kabupaten Teluk Bintuni akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pemerintah daerah.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, memastikan seluruh berkas administrasi telah diproses dan kini sudah berada di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk tahapan selanjutnya.
Menurut Sefnat, proses penataan honorer tersebut berjalan sesuai mekanisme yang berlaku dan telah melewati seluruh tahapan verifikasi di daerah sebelum dikirim ke pusat yaitu KemenPAN-RB.
“Kami ingin menyampaikan bahwa berkas honorer formasi 546 sudah diproses dan diusulkan. Saat ini seluruh dokumen sudah sampai di tingkat MenPAN-RB untuk proses lebih lanjut,” ujar Sefnat Manikrowi, Senin (28/4/2026).
Hal itu terungkap ketika dirinya memberikan penjelasan kepada para Honorer Formasi 546 di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni Bumisaniari SP-3 distrik Manimeri.
Ia menjelaskan, ada beberapa tahapan penting yang telah dilalui sebelum berkas tersebut sampai ke pemerintah pusat.
Tahap pertama adalah pendataan ulang dan verifikasi awal terhadap seluruh tenaga honorer yang masuk dalam formasi 546.
Pada tahap ini, pemerintah daerah memastikan seluruh syarat administrasi dan dokumen pendukung benar-benar lengkap sesuai ketentuan.
Selanjutnya, setelah dinyatakan memenuhi syarat, seluruh data disusun dalam bentuk usulan resmi yang ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) daerah.
Tahap terakhir, usulan tersebut dikirim melalui jalur resmi ke KemenPAN-RB untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Setiap tahapan kami lakukan dengan sangat teliti agar tidak ada kesalahan yang bisa menghambat proses ke depan,” tegasnya.
Di tengah penantian hasil dari pusat, Sefnat juga mengajak seluruh tenaga honorer untuk tetap tenang, berdoa dan bersabar.
Ia memahami harapan besar para honorer terhadap formasi ini, namun proses di tingkat kementerian membutuhkan waktu karena harus melalui penelitian dan penetapan yang akurat.
“Kami mengimbau Bapak dan Ibu sekalian untuk bersabar. Proses di pusat membutuhkan waktu. Mohon doa dan dukungan agar semuanya berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik,” katanya.
Ia juga meminta seluruh honorer agar tetap mengikuti arahan Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dan Wakil Bupati, yang terus berupaya memperjuangkan nasib tenaga honorer di daerah tersebut.
Menurutnya, kekompakan dan ketenangan sangat penting agar tidak terjadi keresahan akibat informasi yang belum jelas sumbernya.
“Bapak Bupati dan Wakil Bupati terus berjuang untuk kepentingan honorer. Karena itu, mari tetap solid, dengarkan arahan pemerintah, dan jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas serta tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Sefnat menegaskan, informasi resmi terkait perkembangan formasi 546 hanya akan disampaikan melalui saluran resmi Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni.
Ia mengingatkan masyarakat agar bijak menyaring informasi dan tidak ikut menyebarkan kabar yang belum tentu benar.
“Kami akan terus memantau perkembangan di Jakarta dan segera menyampaikan informasi terbaru begitu ada kepastian dari pusat. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tutupnya.
***(MA/Inspirasi Papua)***













