Puncak Peringatan HKG PKK Ke-51, TP PKK Bintuni Gelar Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Bayi Dan Ibu Hamil

Bagikan berita ini

Visits: 1

Puncak Peringatan HKG PKK Ke-51, TP PKK Bintuni Gelar Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Bayi Dan Ibu Hamil

BINTUNI, InspirasiPapua.id- Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) Ke-51 di Bintuni yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kampung Argo Sigemerai SP-5 Distrik Bintuni Timur, Kamis (25/05/2023) Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar pemberian makanan tambahan kepada bayi dan ibu hamil.

“Dalam rangka memperingati HKG PKK Ke-51 TP PKK Teluk Bintuni sudah melaksanakan berbagai kegiatan yaitu dimuali dari awal puasa Ramadhan 1444 H tahun 2023 dengan pembagian takjil, buka puasa bersama juga pemberian Sembako dibeberapa titik yaitu kepada Asrama Sekolah Katolik Kilo-2 Bintuni, Pasantren Hidayatullah, serta kepada warga masyarakat muslim Papua di Tahiti.

PKK sudah menjalankan Bhakti Sosial tersebut dengan baik. Kemudian TP PKK juga memperingati HUT PKK secara sederhana di Kantor PKK Teluk Bintuni di Bumi Saniari SP-3 distrik Manimeri.

Selain itu pada hari Kebangkitan Nasional dan Hari HUT Ke-73  IGTKI-PGRI yang melaksanakan karnaval dan itu semua merupakan rangkaian dalam rangka kegiatan HKG PKK Ke-51 di Bintuni.

Dan puncak kegiatan terakhir dilaksanakan pada saat ini di Kampung Argo Sigemerai dengan pembagian makanan tambahan kepada 33 anak Balita stunting serta 30 ibu-ibu hamil,” papar Ketua TP PKK Kabupaten Teluk Bintuni Ny. Priska Pricilia Kasihiw, kepada wartawan saat diwawancarai usai Pemberian Makanan Tambahan kepada Balita dan Ibu Hamil di Halaman Kantor Kampung Argosigemerai SP-5.

Istri Bupati Teluk Bintuni Ny. Priska Pricilia Kasihiw juga menambahkan bahwa TP PKK merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga berharap kepada seluruh aparat daerah terutama Bupati dan perangkatnya serta seluruh komponen masyarakat yang ada harus saling bersinergi dan bekerja sama serta harus ikut terlibat dalam menurunkan stunting di Teluk Bintuni.

“Karena ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga tanggung jawab kita bersama.

Kalau bisa para hamba-hamba Tuhan yaitu kyai, ustad, pastor serta pendeta juga mempunyai kewajiban untuk menghimbau kepada seluruh masyarakat atau umatnya untuk menekan kenaikan angka stunting di Bintuni,” tutur Ny.  Priska mengakhiri wawancarnaya. (ahd/IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *