Views: 32
Pra Mubes I Suku Besar Moskona Fokus Bahas Adat Istiadat, Mubes Digelar 20 Mei 2026
BINTUNI, PAPUA BARAT – Hari kedua Pra Musyawarah Besar (Pra Mubes) I Suku Besar Moskona, Sabtu (25/4/2026), difokuskan pada pembahasan berbagai persoalan adat istiadat yang masih sangat kuat melekat dalam kehidupan masyarakat Moskona.
Berbagai hal penting yang dibahas meliputi mas kawin, nilai kain Timor dalam adat, obat racun atau suanggi, tanah adat, hingga utang piutang adat dan persoalan sosial lainnya yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan pembahasan bidang adat istiadat berjalan cukup alot.
Ketua Pra Mubes I Suku Besar Moskona, Ayub Esnam, mengatakan pembahasan bidang adat istiadat menjadi prioritas utama karena adat merupakan fondasi utama dalam kehidupan masyarakat Moskona.
“Karena kami suku Moskona, adat istiadat sangat kuat. Maka bidang adat ini yang lebih banyak dibicarakan dan dibahas sampai tuntas,” ujarnya kepada wartawan di sela kegiatan yang berlangsung di Gedung Diklat Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung SP-4 Banjar Ausoy, Distrik Manimeri.
Menurut Ayub, seluruh hasil pembahasan dalam Pra Mubes ini nantinya akan dibawa ke Musyawarah Besar (Mubes) I Suku Besar Moskona untuk ditetapkan sebagai keputusan bersama.
Mubes I Suku Besar Moskona sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada 20 Mei 2026 mendatang di Kabupaten Teluk Bintuni.
Ia berharap seluruh masyarakat Moskona yang berada di Tanah Papua maupun yang tinggal di luar daerah dapat hadir untuk bersama-sama menyukseskan agenda besar tersebut.
“Kami berharap seluruh masyarakat Moskona, di mana pun berada, dapat hadir di Bintuni pada pelaksanaan Mubes nanti. Ini momentum penting untuk menyatukan pandangan dan memperkuat persatuan suku besar Moskona,” katanya.
Peserta Pra Mubes berasal dari berbagai unsur penting dalam struktur masyarakat adat Moskona, mulai dari kepala suku besar asli Moskona, Ketua LMA Moskona, anggota MRPB, DPR Papua Barat, DPRK Teluk Bintuni asal Moskona, hingga sembilan kepala distrik di wilayah Moskona.
Distrik tersebut meliputi Distrik Merdey, Biscoop, Masyeta, Moskona Barat, Meyado, Moskona Selatan, Moskona Timur, Moskona Utara, serta Moskona Utara Jauh.
Ayub menilai, hasil Pra Mubes ini membawa dampak positif bagi masyarakat suku Moskona karena menjadi ruang bersama untuk menyatukan persepsi, menyelesaikan persoalan adat, dan memperkuat nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur.
Seluruh hasil Pra Mubes ini nantinya juga akan dilaporkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni pada saat pelaksanaan Mubes Suku Moskona bulan Mei mendatang.
***(MA/Inspirasi Papua)***













