Views: 143
Pemkab Teluk Bintuni Gelar Sosialisasi Tata Cara Pendaftaran Ormas & Parpol: 321 Peserta Antusias Ikuti Diskusi Interaktif
BINTUNI, PAPUA BARAT — Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat pada kegiatan sosialisasi prosedur pendaftaran organisasi serta penyusunan laporan pertanggungjawaban penerima bantuan keuangan Parpol dan dana hibah Ormas di Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Aula Gereja GKI Via Dolorosa Bintuni.
Acara digelar oleh Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi serta mendorong akuntabilitas dalam pengelolaan dana hibah.
Sebanyak 107 lembaga dari unsur Ormas dan Parpol—dengan total 321 peserta terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara—hadir memenuhi aula Via Dolorosa Bintuni.
Mereka mengikuti rangkaian materi yang disampaikan oleh narasumber dari berbagai lembaga resmi, mulai dari Kantor Pajak Teluk Bintuni, Notaris, hingga Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni.
Fajar dari Kantor Pajak Teluk Bintuni membuka sesi pemaparan dengan penjelasan mengenai kewajiban perpajakan bagi organisasi. Notaris Yuliana kemudian membahas aspek legalitas dan tata cara pendaftaran organisasi.
Dilanjutkan dengan materi penting dari Kasi Intel Kejari Teluk Bintuni, Alfi Sombo, SH, MH, yang menekankan pencegahan korupsi dan transparansi penggunaan dana hibah.
Dari internal Kesbangpol, materi disampaikan oleh Plt. Sekretaris Kesbangpol Teluk Bintuni, Kenny Kendiwara, dengan Icaros Dimara sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi.
Setelah seluruh materi disampaikan, sesi tanya jawab berlangsung dinamis. Peserta aktif mengajukan pertanyaan, melontarkan pengalaman, hingga meminta klarifikasi detail terkait mekanisme pelaporan dan kelengkapan dokumen. Interaksi dua arah ini membuat suasana diskusi terasa hidup dan mengalir.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten III Sekda Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi, yang hadir mewakili Bupati Teluk Bintuni. Pembukaan ditandai dengan penabuhan Tifa sebanyak tujuh kali, sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Acara pembukaan hingga sesi sosialisasi berlangsung lancar dan sukses. Para peserta mengaku mendapatkan pemahaman baru yang sangat membantu dalam pengelolaan organisasi, sementara panitia menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk mewujudkan Ormas dan Parpol yang tertib administrasi, transparan, dan akuntabel di Teluk Bintuni.
(MA/Inspirasi Papua)













