Wefo FC Juara HIPPSO Cup I 2026, Futsal Satukan Masyarakat Teluk Bintuni

Pemain Wefo FC (hitam) dan Lumpur Tuhiba FC (putih) terlibat duel sengit pada laga final HIPPSO Cup I 2026 yang berlangsung penuh tensi namun menjunjung sportivitas. Wefo FC keluar sebagai juara pertama dan menerima trofi dari Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy. Sementara penyerahan hadiah runner-up oleh Wakil Bupati Joko Lingara, foto bersama, simbol persatuan dan kebersamaan masyarakat Teluk Bintuni. (ft:MA/Inspirasi Papua)
banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 39

Wefo FC Juara HIPPSO Cup I 2026, Final Spektakuler Tutup Awal Tahun Penuh Semangat di Bintuni

 

 

 

BINTUNI, PAPUA BARAT — Turnamen Futsal HIPPSO Cup I 2026 resmi berakhir dengan penuh kemeriahan setelah laga final mempertemukan dua tim terbaik, Wefo FC dan tuan rumah Lumpur Tuhiba FC, Kamis (22/1/2026).

Pertandingan puncak ini menjadi suguhan futsal berkualitas tinggi yang memanjakan ribuan pasang mata penonton di Teluk Bintuni.

Partai akbar tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Joko Lingara, jajaran Forkopimda, anggota DPRK Teluk Bintuni, Ketua LMA Kabupaten Teluk Bintuni, Ketua LMA Suku Sougb, Ketua KNPI, Ketua Asosiasi Futsal, pengurus HIPPSO, serta ribuan sporter yang memadati arena pertandingan.
Dipimpin wasit Fandi Manibuy dan Kasman Rafideso.

Laga final berlangsung cepat dan penuh tensi, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. Wefo FC tampil dengan kostum hitam, sementara Lumpur Tuhiba FC mengenakan kostum putih garis merah.

Sejak menit awal, kedua tim langsung bermain terbuka. Wefo FC lebih dulu membuka keunggulan, namun segera dibalas oleh Lumpur Tuhiba.

Skor imbang membuat tempo permainan semakin tinggi dan menghibur. Gol demi gol terus tercipta hingga kedudukan kembali seimbang 2–2.

Memasuki pertengahan babak pertama, kerja sama solid anak-anak Wefo FC membuahkan hasil. Dua gol tambahan tercipta hingga menutup babak pertama dengan keunggulan 4–2 untuk Wefo FC.

Pada babak kedua yang berlangsung 25 menit, Wefo FC kembali menekan dan mencetak gol cepat yang mengubah skor menjadi 5–2. Semangat anak asuhan Valen Siante terus membara, sementara Lumpur Tuhiba yang dilatih Ibori tak menyerah.

Dengan perjuangan keras, tuan rumah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 4–6.

Beberapa peluang emas Wefo FC sempat membentur mistar gawang, sementara tempo permainan kedua tim semakin meningkat.

Sorak penonton menggema, menyatu dengan perjuangan tanpa lelah para pemain di lapangan.

Melalui serangan balik cepat dan kerja sama tim yang rapi, Wefo FC kembali mencetak gol demi gol hingga pertandingan berakhir dengan skor 9–5.

Kemenangan ini memastikan Wefo FC keluar sebagai juara pertama, sementara Lumpur Tuhiba FC harus puas sebagai runner-up Turnamen Futsal HIPPSO Cup I 2026.

Atas prestasi tersebut, Wefo FC berhak menerima medali, trofi, dan uang pembinaan sebesar Rp20 juta, sedangkan Lumpur Tuhiba FC memperoleh medali, trofi, dan uang pembinaan Rp15 juta.

Penyerahan hadiah runner-up dilakukan oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara, sementara trofi juara diserahkan langsung oleh Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, sekaligus menutup secara resmi turnamen ini.

Selain hadiah utama, panitia juga memberikan penghargaan individu.

Kiper Terbaik diraih Abner Iba (Lumpur Tuhiba FC) yang menerima trofi dan uang pembinaan Rp2 juta hadiah diserahkan Ketua KNPI Kenny Kendiwara. Pemain Terbaik disabet Erikson Iba (Lumpur Tuhiba FC) dengan trofi dan uang pembinaan Rp2 juta yang diserahkan Ketua Asosiasi Futsal Bintuni Ronal Isir.

Sementara Top Skor diraih Yohakim Isir (Wefo FC), menerima trofi dan uang pembinaan Rp2 juta yang diaerahkan Ketua LMA Teluk Bintuni Marten Wersin.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh unsur yang terlibat dalam Turnamen Futsal HIPPSO Cup I 2026—mulai dari pemerintah daerah, panitia, wasit, ofisial tim, hingga para pemain—melaksanakan foto bersama dan ditutup dengan tarian adat khas tumbuk tanah. Tarian adat tersebut menjadi simbol persatuan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal masyarakat Teluk Bintuni, sekaligus doa agar semangat sportivitas dan persaudaraan terus tumbuh melalui dunia olahraga. (MA/Inspirasi Papua)

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *