Views: 144
Bupati Anisto Pimpin Aksi Bersih Pasar Sentral Bintuni, Siapkan Program “Jumat Bersih” dan TPS3R
BINTUNI, PAPUA BARAT – Komitmen menjaga kebersihan kota ditunjukkan langsung Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dengan memimpin aksi kerja bakti pembersihan sampah di Pasar Sentral Bintuni, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Forkopimda, pimpinan OPD, serta ratusan ASN di lingkup Pemkab Teluk Bintuni.
Bupati yang akrab disapa Anisto itu turun langsung meninjau pembersihan parit di kompleks pasar yang tergenang air dan dipenuhi tumpukan sampah plastik serta endapan lumpur.
Dengan didukung satu unit mobil pemadam kebakaran, satu mobil tangki air, dan satu unit motor pengangkut sampah, proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh.
Bahkan, alat berat ekskavator dari Dinas PUPR dikerahkan untuk mengeruk lumpur yang menyumbat saluran drainase.
Selain memantau pembersihan, Bupati juga mengecek sejumlah fasilitas pasar yang telah berumur dan mengalami kerusakan. Ia menilai beberapa bagian perlu segera diperbaiki maupun direnovasi agar aktivitas perdagangan berlangsung lebih nyaman dan tertata.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Sekda Teluk Bintuni I.B Putu Suratna, Dandim 1806 Teluk Bintuni Letkol Inf. Yan D. Manggala Simanjuntak, serta perwakilan Polres Teluk Bintuni Kompol Sakaria Tampo, SH. Kepala Kesbangpol Syawal Halim, Sekretaris Dinas PUPR Melianus Yettu bersama staf, personel Satpol PP, dan jajaran Dinas PUPR tampak terjun langsung membersihkan parit yang tersumbat.
Hadir pula Ketua DPRK Teluk Bintuni Romilus Tatuta bersama sejumlah anggota DPRK lainnya diantaranya Ma’dika, Roy Masyewi, Dudung dan Nasarius Iba serta Sekwan M.Syaiful Adha.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Bupati Anisto menjelaskan bahwa aksi bersih tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rakornas yang dilaksanakan 2 Februari 2026.
Pemerintah daerah, kata dia, akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI dan Polri, dalam gerakan bersama menjaga kebersihan lingkungan yang akan dimulai dari rumah-rumah warga masyarakat.
“Saya menghimbau seluruh masyarakat Teluk Bintuni untuk tidak membuang sampah sembarangan. Mulai sekarang kita belajar memilah sampah plastik dan organik. Intinya, kesadaran masyarakat menjadi kunci pengelolaan sampah yang baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan rencana penerapan program “Jumat Bersih” dalam beberapa minggu ke depan. Program tersebut akan dibahasa bersama Forkopimda dan seluruh elemen terkait untuk diterapkan secara rutin setiap hari Jumat.
Selain itu, Pemkab juga akan mensosialisasikan Perda tentang pengelolaan sampah. Dimana ke depan, pengelolaan sampah akan ditangani secara terpadu oleh Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup melalui pembangunan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus menjadikan Teluk Bintuni lebih bersih dan sehat.
Aksi normalisasi parit di Pasar Sentral Bintuni pun menarik perhatian masyarakat. Pedagang dan pembeli yang berada di lokasi tampak menyaksikan langsung gerakan bersih tersebut—sebuah pesan kuat bahwa perubahan lingkungan dimulai dari aksi nyata dan kolaborasi bersama. (MA/Inspirasi Papua)













