Tim Bupati Juara Bupati Cup II, Bibit Atlet Bintuni Mulai Teruji

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 0

Bupati Cup II Berakhir, Tim Bupati Juara dan Bibit Bulutangkis Bintuni Mulai Bersemi

BINTUNI, inspirasipapua.id — Suara kok yang dipukul raket terdengar bersahutan di GOR Decky Kawab, Kampung Lama, Distrik Bintuni, Sabtu, 29 Agustus 2026. Di lapangan, pertandingan telah menemukan pemenangnya. Namun bagi pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Teluk Bintuni, turnamen itu bukan semata tentang siapa yang membawa pulang piala.

Turnamen Badminton Bupati Cup II Tahun 2026 yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menjadi ruang bertemunya para pemain dari berbagai klub dan instansi. Di sana, kompetisi berjalan beriringan dengan upaya mencari bibit atlet bulutangkis dari Teluk Bintuni.

Pada kategori instansi, Team Bupati yang dipimpin H. Miftakul Huda keluar sebagai juara pertama.

Diikuti PB Disdikbudpora Teluk Bintuni menempati posisi kedua, disusul PB PBSI di peringkat ketiga dan PB Brigif sebagai juara keempat.

Untuk kategori beregu putra umum, PB Nusantara Bersatu menjadi juara pertama. PB Garuda berada di posisi kedua, PB Wiguna juara ketiga, dan PB Takkajoe menempati posisi keempat.

Persaingan juga berlangsung pada nomor ganda putri. Pasangan Rianti dan Arny merebut juara pertama, diikuti Grace dan Hasmida sebagai juara kedua. Carlita dan Anti berada di posisi ketiga, sedangkan Tania dan Ati menempati posisi keempat.

Para pemenang menerima trofi dan sertifikat. Juara pertama mendapatkan piala bergilir yang diserahkan langsung Bupati Yohanis Manibuy yang diterima H.Miftakul Huda, sedangkan juara kedua juga memperoleh piala dan uang pembinaan dari panitia.

Penutupan turnamen sekaligus penyerahan hadiah dihadiri Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Wakil Ketua I DPRK Teluk Bintuni Sugandi, Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Yasman Yasir, Ketua PBSI Teluk Bintuni H. Erwin Beddu Nawawi, Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni Muhammad Ikbal, Dandim 1806/TB Letkol Inf. Yan M. Doli Simanjuntak, Kepala Cabang Bank BRI Bintuni Wijayanto Permana, serta sejumlah tamu undangan.

Ketua PBSI Kabupaten Teluk Bintuni, H. Erwin Beddu Nawawi, mengatakan keberhasilan turnamen merupakan hasil kerja bersama. Pemerintah daerah, pengurus PBSI, panitia, klub, atlet, hingga masyarakat memiliki peran dalam menjaga agar kompetisi berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sukses. Mudah-mudahan event-event selanjutnya dapat kembali kita laksanakan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Erwin.

Menurut dia, partisipasi klub-klub umum dan PB instansi menunjukkan bahwa bulutangkis memiliki ruang yang cukup besar untuk terus berkembang di Teluk Bintuni. Karena itu, kompetisi tidak seharusnya berhenti ketika pertandingan terakhir selesai.

Turnamen, kata Erwin, juga memiliki fungsi penting dalam proses pembinaan. Dari kompetisi semacam ini, pengurus dapat melihat kemampuan pemain, menemukan potensi baru, sekaligus memberi pengalaman bertanding kepada atlet.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mencari bibit dan potensi atlet bulutangkis di Kabupaten Teluk Bintuni. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa olahraga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan. Bagi pemain muda, turnamen menjadi tempat belajar mengendalikan emosi, menghormati lawan, menerima kekalahan, dan mempertahankan disiplin ketika menghadapi tekanan pertandingan.

Bagi masyarakat, kehadiran turnamen juga membuka ruang interaksi. Lapangan olahraga menjadi tempat bertemu warga dari berbagai latar belakang. Persaingan di dalam lapangan justru dapat memperkuat persaudaraan di luar lapangan.

Erwin berharap Bupati Cup dapat digelar kembali dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga kebersamaan dan solidaritas untuk mengembangkan olahraga bulutangkis di Teluk Bintuni.

Kemeriahan penutupan belum berhenti setelah hadiah diserahkan. Panitia menyiapkan undian door prize berupa berbagai hadiah elektronik dan hadiah hiburan bagi peserta serta masyarakat yang hadir.

Dengan berakhirnya Bupati Cup II, piala memang telah menemukan pemiliknya. Tetapi pekerjaan yang lebih panjang baru dimulai: memastikan anak-anak dan pemain muda yang memiliki potensi tidak berhenti pada satu turnamen, melainkan terus berlatih dan mendapat kesempatan bertanding.

Sebab, dari sebuah pertandingan di gedung olahraga, prestasi seorang atlet bisa saja bermula. Dan dari kebiasaan berlatih, disiplin, serta keberanian menghadapi lawan, seorang juara dapat tumbuh.

**(Tim/red/MA/inspirasi Papua.id)**

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *