Izakar Dukung Frans Pigome Putra Terbaik Papua Jabat Presidir PT FI

Izakar Pekei pengurus Serikat Pekerja PT Freeport Indonesia menyatakan dukungan kepada Frans Pigome untuk menjabat sebagai Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, di Timika, Papua Tengah, Selasa (21/10/2025). Dukungan ini mencerminkan harapan besar agar putra terbaik Papua dapat memimpin perusahaan tambang terbesar di Indonesia. (ist/Inspirasi Papua)
Bagikan berita ini

Views: 240

Dukungan Mengalir untuk Frans Pigome Jadi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia

TIMIKA — Dukungan terhadap Frans Pigome untuk menduduki posisi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia terus menguat. Kali ini datang dari Izakar Pekei yang mewakili tujuh suku di wilayah tambang dan juga pengurus Serikat Pekerja PT Freeport Indonesia (SPFI) di Timika, Papua Tengah.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Izakar Pekei menyatakan bahwa dukungan tersebut diberikan karena Frans Pigome dinilai sebagai figur berintegritas, berpengalaman, dan memahami kondisi sosial masyarakat Papua.

“Pak Frans Pigome lahir dari keluarga berpendidikan. Beliau besar di Wamena dan Jayapura, kemudian menyelesaikan studi ekonomi di Surabaya,” ujar Izakar Pekei, Selasa (21/10/2025).

Menurut Pekei, kiprah Frans Pigome di PT Freeport Indonesia sudah tidak diragukan. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang manajemen sumber daya manusia dan keuangan, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Frans Pigome pernah menjabat Manager Accounting di Freeport Indonesia (Amerika Serikat), Vice President of Papua Affairs di PT Freeport Indonesia, serta Technical Advisor dalam bidang HR dan Security.

“Beliau telah berkarier lebih dari satu dekade di Freeport-McMoRan, Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, menjabat sebagai Vice President PAD, dan kini menjadi Technical Advisor for Directors and CEO PT Freeport Indonesia,” tambah Pekei.

Selain kiprah profesionalnya, Pekei yang juga dikenal sebagai pengurus PPP di Papua Tengah itu menilai Frans Pigome memiliki komitmen sosial yang tinggi terhadap masyarakat adat dan kesejahteraan karyawan.

> “Beliau dikenal tegas, profesional, dan peduli terhadap hak-hak masyarakat adat. Bahkan pada tahun 2007, beliau pernah menaikkan gaji karyawan Freeport hingga 100 persen,” ungkapnya.

Pekei juga mengapresiasi langkah Frans Pigome yang membentuk organisasi Tonggoi Papua dan Divisi PAD—dua wadah yang menampung aspirasi karyawan Papua dan tujuh suku agar menjadi tuan di tanah sendiri.

> “Memberi ruang bagi putra daerah seperti Frans Pigome untuk memimpin Freeport adalah bagian dari politik inklusif dan penghargaan yang sesungguhnya bagi rakyat Papua,” tegasnya.

Izakar menambahkan, kedaulatan ekonomi sejati bukan hanya diukur dari kepemilikan saham negara, tetapi juga dari siapa yang dipercaya mengelola aset strategis nasional dengan hati, kapasitas, dan integritas.

> “Sudah saatnya negara memberi kepercayaan kepada putra terbaik Papua untuk memimpin Freeport,” tutupnya.

(MA/Inspirasi Papua)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *