RSUD Teluk Bintuni Sebagai Laboratorium Rujukan Pemeriksaan SGTF Spesimen COVID-19 Di Papua Barat

Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Franky D. Mobilala, SKM, M.Kes. IP-IST
Bagikan berita ini

Views: 20

BINTUNI, InspirasiPapua.id– RSUD Teluk Bintuni telah ditunjuk sebagai Laboratoriun rujukan Pemeriksaan SGTF di Papua Barat.

“Hal itu untuk menyikapi surat edaran Kemenkes Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529).

Dan dengan telah ditunjuknya RSUD Teluk Bintuni sebagai Laboratorium Rujukan Pemeriksaan SGTF, maka kami sampaikan bahwa untuk mapping keberadaan virus COVID-19 varian Omicron.

Diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dapat mengkoordinir pengiriman sampel kasus konfirmasi COVID-19, baik secara langsung ke Laboratorium RSUD Kabupaten Teluk Bintuni atau melalui Dinas Kesehatan/RSUD Provinsi Papua Barat.

Demikian isi surat dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan, SKM, M.Kes yang ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Kabupaten/ Kota se Papua Barat, tertanggal 16 Februari 2022, Nomor : 440/0450/II/DK-PB/2022, Perihal : Pemeriksaan SGTF Spesimen COVID-19,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Franky D. Mobilala, SKM. M.Kes, Kamis (17/02/2022) kepada wartawan melalui media WhatsApp di Bintuni.

Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni juga mengatakan bahwa dalam surat dari dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat itu juga menyebutkan bahwa alokasi sampel yang diharapkan dapat dikirim oleh masing-masing Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut, untuk Kab. Manokwari, Kab. Sorong, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, Kaimana, Raja Ampat, Sorong Selatan dan Kota Sorong: 10 sampel.

“Kemudian untuk Kab. Manokwari Selatan, Maybrat, Tambrauw dan Pegunungan Arfak : 5 sampel.

Adapun Jadwal pemeriksaan direncanakan setiap hari Jumat, untuk itu sebelum pengiriman sampel agar dapat dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Pj. Laboratorium Rujukan SGTF RSUD Teluk Bintuni dr. Johanes Risamasu, Sp.PK, No.HP 0852 4325 0854.

Surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat itu juga ditembuskan kepada Direktur RS Pemerintah/TNI/POLRI/Swasta se- Papua Barat, Kepala Balai Litbangkes Papua di- Jayapura serta Pembina Laboratorium Rujukan Papua Barat di- Manokwari,” pungkasnya. (01-IP)

About Post Author

banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600 banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *