Views: 138
Dari Kampung, Untuk Bangsa: Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Banjar Ausoy Teluk Bintuni
BINTUNI — Langit mulai berubah jingga ketika warga Kampung Banjar Ausoy, SP-4 Distrik Manimeri, mulai berkumpul di halaman gedung baru yang berdiri kokoh. Hari itu, Senin (21/7/2025), sore, bukan sekadar waktu biasa. Di tengah semilir angin, sejarah baru ditorehkan: peresmian Koperasi Merah Putih oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH.
Gedung koperasi yang berdiri di jantung kampung itu menjadi simbol harapan. Masyarakat duduk rapih, menyimak sambutan demi sambutan dengan penuh haru dan antusias. Dari wajah-wajah mereka, terpancar harapan akan kehidupan yang lebih baik—ekonomi yang tumbuh dari kampung sendiri, oleh warga sendiri.
“Pembangunan yang adil dan merata harus dimulai dari kampung,” ucap Bupati dengan suara tenang namun penuh keyakinan. “Koperasi ini adalah alat perjuangan kita membangun ekonomi kerakyatan.
Ia menekankan bahwa potensi Teluk Bintuni sangat besar, mulai dari pertanian, perikanan pesisir, hingga peternakan. Jika semua itu dikelola secara kolektif, koperasi akan menjadi kendaraan utama menuju kemandirian.
Senja itu, Banjar Ausoy bukan hanya meresmikan gedung, tapi membuka pintu bagi masa depan yang lebih terarah. Koperasi ini akan mendorong ketahanan pangan lokal, menciptakan lapangan kerja baru, dan melibatkan anak-anak muda dalam unit usaha produktif yang bernilai.
Bupati juga mengungkapkan kabar membanggakan: Teluk Bintuni menjadi kabupaten dengan capaian pembentukan koperasi tertinggi di Papua Barat. Sebanyak 58 koperasi Merah Putih telah resmi berbadan hukum dan akan segera menerima Nomor AHU dari Kementerian Hukum dan HAM.
“Ini bukti semangat masyarakat dan kerja keras semua pihak,” ujar Bupati. “Saya yakin, koperasi seperti ini akan tumbuh di seluruh distrik, membawa perubahan dari bawah.”
Dalam suasana yang hangat dan sederhana itu, hadir pula para pemangku kepentingan: Ketua DPRK Romilus Tatuta, Kapolres dan Dandim 1806/Teluk Bintuni, Ny. Vera Manibuy, Kepala Dinas Perindagkop Dominggus Pattikawa, Kepala BPKAD Laras Nuryani, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Haris Tahir dan Kepala Kampung Banjar Ausoy Sudirman dan para aparat kampung Banjar Ausoy serta para undangan.
Selaras dengan visi Teluk Bintuni yang Sehat, Enerjik, Religius, Andal, Smart dan Inovatif, koperasi ini diharapkan tak hanya menjadi lembaga ekonomi, tapi juga cermin dari karakter masyarakat yang ingin terus berkembang tanpa kehilangan akar budaya dan nilai gotong royong.
Malam pun jatuh pelan-pelan, tapi semangat warga Banjar Ausoy justru makin menyala. Koperasi Merah Putih bukan lagi sekadar nama, melainkan ruang harapan—tempat di mana masa depan dibangun bersama, dimulai dari kampung.
Laporan: Kadate/Inspirasi Papua
Foto: Istimewa













