Views: 70
PPP Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Yohanis–Joko, Muscab DPC Teluk Bintuni Siap Digelar
BINTUNI, PAPUA BARAT – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Papua Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara hingga akhir masa jabatan.
Penegasan itu mengemuka dalam rapat persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI DPC PPP Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2026 yang berlangsung pada Minggu malam (10/5/2026).
Selain membahas agenda Muscab, rapat tersebut juga menetapkan susunan panitia pelaksana.
Dalam rapat itu, Wagiman dipercaya sebagai Ketua Panitia Muscab. Sementara posisi sekretaris diemban Mudasir Baraweri dan bendahara dijabat Hans Tatiorim.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh semangat konsolidasi. Sejumlah pengurus DPW PPP Papua Barat hadir langsung, di antaranya Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir, Sekretaris DPW PPP Papua Barat, H. Asri, serta Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW PPP Papua Barat, Hamzah.
Dari jajaran DPC PPP Teluk Bintuni turut hadir Sekretaris DPC PPP Teluk Bintuni, Sa’id Bauw bersama sejumlah pengurus partai lainnya.
Dalam arahannya, H. Asri menegaskan bahwa PPP merupakan salah satu partai politik yang sejak awal memberikan dukungan penuh kepada pasangan Yohanis Manibuy dan Joko Lingara pada Pilkada 2024 lalu.
Karena itu, ia meminta seluruh kader tetap solid mengawal pemerintahan yang sedang berjalan.
“PPP adalah salah satu partai yang memberikan dukungan penuh saat Pilkada 2024 kepada pemimpin saat ini, jadi kita harus dukung,” tegas Asri.
Menurut anggota DPR Papua Barat dari Daerah Pemilihan Teluk Bintuni itu, dukungan PPP bukan sekedar sikap politik, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan mendukung pembangunan daerah agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
Ia berharap Muscab DPC PPP Teluk Bintuni yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei 2026 mendatang dapat berjalan lancar, demokratis, dan melahirkan kepengurusan yang semakin solid.
“Momentum Muscab ini harus menjadi ruang memperkuat kebersamaan kader serta mempererat konsolidasi partai demi menghadapi tantangan politik dan pembangunan daerah ke depan,” ujarnya.
***(MA/Inspirasi Papua)***













