Views: 1
Sebyar Cup 2026 Resmi Bergulir: Dari Argosigemerai, Mimpi Besar Sepak Bola Bintuni Dimulai
BINTUNI, PAPUA BARAT– Riuh tepuk tangan dan sorak sorai masyarakat pecah saat pembukaan turnamen sepak bola bergengsi Sebyar Cup I Tahun 2026, Selasa (21/04/2026), di Lapangan Gelanggang Argosigemerai, Distrik Bintuni Timur.
Di bawah langit cerah Bintuni, suasana terasa lebih dari sekedar seremoni olahraga. Ada harapan, kebersamaan, dan semangat sportivitas yang menyatu dalam satu momen yang hangat dan penuh makna.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, secara resmi membuka turnamen tersebut dengan tendangan pertama dari tengah lapangan—sebuah simbol dimulainya perjalanan panjang para talenta lokal mengejar mimpi.
Dalam sambutannya, Bupati yang dikenal sebagai pecinta olahraga itu menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang persatuan.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang kebersamaan. Saya bangga melihat 42 klub ikut ambil bagian. Ini bukti bahwa sepak bola adalah olahraga rakyat yang hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Turnamen yang diinisiasi oleh Kerukunan Keluarga Suku Sebyar ini menjadi ruang bagi anak-anak muda Bintuni untuk menunjukkan bakat terbaik mereka. Dari lapangan sederhana ini, mimpi besar mulai ditanam—mimpi untuk melangkah lebih jauh hingga ke level nasional.
Bupati Yohanis pun tak menutupi harapannya.
“Saya ingin dari lapangan seperti ini lahir pemain berkualitas. Kita targetkan tahun depan ada klub dari Bintuni yang bisa menembus Liga 3. Itu bukan hal mustahil jika kita mulai dari sekarang dengan pembinaan yang serius,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Kerukunan Sebyar, Joko Lingara, mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan mengedepankan kemampuan, bukan emosi.
“Tunjukkan skill, bukan kekerasan. Kita ingin pertandingan ini aman, tertib, dan menjadi contoh yang baik untuk melahirkan pemain-pemain Persitelbin kedepan. Dan jika berjalan lancar, kegiatan seperti ini akan terus kita lanjutkan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Aziz Kosepa dalam laporannya mengatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang. Ia memastikan turnamen akan berlangsung profesional hingga penutupan pada 30 Mei 2026.
“Kami berharap dukungan semua pihak. Mari kita jaga suasana tetap kondusif. Untuk para suporter, dukung tim dengan cara yang santun dan beretika,” ujarnya.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta ribuan warga yang memadati pinggiran lapangan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas, terutama saat pertandingan perdana digelar antara Sebyar United FC melawan Yakora FC.
Laga berlangsung sengit selama 2 x 45 menit. Dukungan suporter yang bergema di sepanjang pertandingan menambah semarak suasana. Hingga peluit panjang dibunyikan, Yakora FC berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1 atas Sebyar United FC.
Tak hanya memperebutkan gengsi, turnamen ini juga menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah. Juara pertama akan membawa pulang Rp40 juta, disusul juara kedua Rp30 juta, dan juara ketiga Rp20 juta, serta sejumlah kategori penghargaan lainnya.
Lebih dari sekedar angka dan trofi, Sebyar Cup 2026 adalah tentang mimpi yang mulai digulirkan dari tanah Bintuni—tentang kerja keras, kebersamaan, dan keyakinan bahwa anak-anak Bintuni, juga mampu menjadi pemain-pemain hebat masa depan.
***(MA/Inspirasi Papua)***








