Dishut Melalui CDK Dan KPHP Mangrove Bintuni Akan Cek Pembukaan Kawasan Mangrove Jadi Lahan Pemukiman

Nampak salah satu kawasan mangrove di kota Bintuni yang sudah menjadi pemukiman warga. IP-IST
Bagikan berita ini

Visits: 21

BINTUNI, InspirasiPapua.idKepala Dinas Kehutanan  Ir. Fredrik Hendrik Runaweri, MM, Senin (14/03/2022) saat dikonfirmasi media ini melalui telepon celuler di Bintuni mengatakan bahwa dengan adanya laporan dari masyarakat terkait pembukaan hutan mangrove menjadi kawasan pemukiman dirinya akan perintahkan Kantor Cabang Dinas Kehutanan Bintuni (CDK) dan UPT KPHP Mangrove Bintuni untuk turun mengecek laporan masyarakat tersebut.

Nampak salah satu kawasan hutan Mangrove yang ada di Teluk Bintuni, IP-IST

“Apabila mangrove itu berada dalam kawasan hutan maka itu kewenangan kami Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat untuk mengatur kawasan tersebut itu.

Dan saat ini ada beberapa proses yang sementara jalan yang namanya perubahan tata ruang. Dan ada juga program Tora juga sementara jalan.

Nanti kami akan perintahkan Kantor Cabang Dinas Kehutanan (KCDK) dan UPT KPHP Mangrove Teluk Bintuni untuk turun mengecek dan membawa koordinat untuk dimasukkan dalam peta kawasan  dan perairan nanti setelah itu baru kita bisa pastikan apakah itu kawasan mangrove tersebut masuk dalam  cagar alam ataukah kawasan hutan,” ungkap Runaweri.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Ir. Fredrik Hendrik Runaweri, MM. IP-IST

Runaweri juga menyebutkan bahwa saat ini kawasan mangrove di Bintuni sementara dalam proses pelepasan yang juga sementara berjalan. Sehingga kami harus pastikan apakah itu masuk kawasan hutan atau cagar alam?.

“Karena mangrove ini menjadi prioritas kita bersama-sama karena manfaatnya sangat besar untuk kehidupan biota laut dan masyarakat lokal setempat untuk mencari udang dan kepiting senagai sumber kehidupan mereka.

Saat ini kita juga lagi melakukan pemulihan mangrove di 6 (enam) kabupaten yang terdapat di Papua Barat yang memiliki hutan mangrove termasuk kabupaten Teluk Bintuni. Dimana setiap tahun hutan mangrove yang rusak kita perbaiki  dengan penaman kembali,” ujar Kadin Kehuatan Provinsi PB itu. (01-IP)

 

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *