BKPP Telbin Akan Laksanakan Latsar Diikuti 399 Orang CPNS Formasi 2018 Di Balai BPSDM PB

Bagikan berita ini

Visits: 4

BINTUNI, InspirasiPapua.idBadan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni merencanakan akan melaksankan Latihan Dasar (Latsar) pada bulan Maret atau April Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Papua Barat (BPSDM PB) selama kurang lebih 54 hari di Manokwari.

“Sekilas kami menyampaikan persiapan-persiapan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni untuk menyelenggarakan pelatihan dasar (Latsar) bagi CPNS Formasi 2018 di Pemerintahan Kabupaten Teluk Bintuni.

Dan saat ini kita sudah mengedarkan surat pemberitahuan persyaratan untuk pemberkasan bagi CPNS Formasi 2018 yang akan mengikuti Latsar tersebut.

Yang kita rencanakan pelaksanaannya pada bulan Maret atau April karena mengingat semua CPNS Ini masa berakhir uji coba sebagai CPNS selama 2 tahun itu di bulan Mei 2022 maka 1 bulan sebelum masa CPNS mereka berakhir maka BKPP sudah harus bisa melaksanakan latihan dasar ini di Balai Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat di Manokwari.

Dan akan dilaksanakan secara klasikal atau tatap muka yang membutuhkan waktu selama 18 hari ditambah 3 hari tatap muka untuk ujian aksi perubahan bagi setiap peserta Diklat.

Jadi tatap muka itu totalnya 21 hari dan secara keseluruhan pelaksanan Latsar itu sekitar 54 hari tatap muka sebelum mereka dipulangkan ke masing-masing instansi yang telah mengirim peserta Diklat tersebut ,” ungkap Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Penilaian Kinerja  dan Penghargaan Aparatur pada BKPP Kabupaten Teluk Bintuni Wellem Tomouw, S.IP saat diwawancarai media ini, Selasa (18/01/2022)  di Bintuni.

Kepala Bidang di BKPP itu juga menjelaskan bahwa tahun ini diharapkan kabupaten Teluk Bintuni bisa menyelenggarakan pelatihan dasar itu di BPSDM PB di Manokwari.

“Sebab masih ada kabupaten kota selain Kabupaten Teluk Bintuni yang juga belum melakukan Latsar seperti kabupaten Teluk Wondama, Manokwari serta Raja Ampat.

Jadi ada 4 kabupaten tahun ini yang belum melaksankan Latsar. Dan kita dari kabupaten Teluk Bintuni telah berupaya kalau bisa diluan lakukan Latsar dari kabupaten lainnya. Karena kesiapan kita sudah berjalan.

Dimana peserta mulai sibuk dengan persyaratan pemberkasan dan lain-lain di Kantor BKPP Kabupaten Teluk Bintuni dan sudah sekitar 90 persen CPNS Formasi 2018 yang memasukkan berkas untuk mengikuti Latsar.

Sementara kami sendiri sudah memberitahukan secara intern dalam group CPNS  Formasi 2018 sejak bulan Desember 2021 lalu dimana kita sudah membagikan informasi menyangkut pelaksanaan Latsar ini.

Disamping itu kita juga secara resmi sudah membagikan  surat pemberitahuan akan dilaksanakannya Latsar tersebut kepada OPD-OPD di Lingkup Pemkab Teluk Bintuni termasuk juga ke distrik-distrik  yang ada di wilayah kabupaten Teluk Bintuni,” sebut Wellem.

Wellem juga mengatakan bahwa jumlah seluruh peserta Latsar untuk CPNS  Formasi 2018 sebanyak 397 ditambah dengan 2 peserta sisa dari Honorer K2 jadi total semua peserta Latsar dari kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 399 orang.

“Kemudian untuk peserta kabupaten lain yang belum mengikuti Latsar silahkan ikut dengan kami. Artinya kita nanti tentunya akan mengkoordinasikan itu dengan pihak penyelenggara dalam hal ini BPSDM.

Kalau memang dari pihak BPSDM Papua Barat menyetujui peserta Latsar ini bisa digabungkan maka kita gabungkan. Adapun pendidikan Latsar  CPNS ini tidak sama dengan prajabatan yang sebelum-sebelumnya.

Dimana prajabatan sebelumnya itu memiliki waktu tatap muka hanya satu minggu setelah satu minggu selesai sudah langsung persertanya pulang dan tidak ada tugas-tugas atau beban lagi untuk mereka.

Tetapi peserta Latsar saat ini pertama mereka harus melakukan tatap muka selama 18 hari kemudian masing-masing peserta pulang untuk menyiapkan laporan aksi perubahan sesuai dengan apa yang sudah diberikan di Latsar.

Kemudian merekanmemadukan dengan tugas pokok kerja di masing-masing OPD tempat dia bekerja lalu hal tersebut dituangkan dalam satu buah buku dan akan dikumpulkan sebagai laporan.

Dan dari  laporan tersebut dipakai oleh setiap peserta Latsar untuk mengikuti ujian. Jadi Latsar pelaksanannya kurang lebih 54 hari tatap muka. Dimana total waktu tatap muka lebih lama dibanding pra jabatan sebelumnya,” pungkas Tomouw. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *