Views: 119
Polres Teluk Bintuni Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Bintuni
BINTUNI — Dalam rangka Operasi Bersinar Mansinam 2025, Polres Teluk Bintuni melaksanakan kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMA Negeri 1 Bintuni, Senin (27/10/2025) pagi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Bonifasius Lagowan, S.Tr.K., S.I.K mewakili Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hari Sutanto, S.I.K.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kapolda Papua Barat Nomor: Sprin/757/X/OPS.2./2025/Roops tertanggal 7 Oktober 2025, tentang pelaksanaan Operasi Bersinar Mansinam 2025 yang berfokus pada upaya pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba di wilayah Papua Barat.
Turut hadir dalam kegiatan ini, jajaran personel Polres Teluk Bintuni, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bintuni, para dewan guru, serta siswa-siswi SMA Negeri 1 Bintuni.
Jauhi Narkoba, Selamatkan Masa Depan
Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang juga diikuti oleh 20 personel Polres Teluk Bintuni. Dalam amanatnya, AKP Bonifasius Lagowan menegaskan pentingnya menjaga diri dari bahaya narkoba dalam bentuk apa pun — mulai dari sabu-sabu, ganja, minuman keras, hingga lem fox.
“Saya doakan tidak ada siswa-siswi di sini yang menggunakan narkoba. Itu akan merusak masa depan kalian sendiri,” pesan AKP Bonifasius.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para siswa yang bertugas dalam upacara bendera karena telah menunjukkan disiplin dan keberanian, serta mencontohkan perilaku positif di lingkungan sekolah.
Sosialisasi Edukatif dan Humanis
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan secara interaktif. Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak fisik, sosial, dan hukum dari penyalahgunaan narkoba, serta peran penting generasi muda dalam membantu menciptakan lingkungan sekolah yang bebas narkoba.
Kegiatan berakhir pada pukul 08.30 WIT dalam keadaan aman dan kondusif.
Catatan Redaksi:
Operasi Bersinar Mansinam 2025 merupakan bagian dari komitmen Polda Papua Barat dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di seluruh lapisan masyarakat, terutama di kalangan pelajar.
Langkah preventif melalui edukasi seperti ini menjadi kunci membangun generasi muda Papua Barat yang sehat, cerdas, dan berintegritas.
(MA/Inspirasi Papua)





