Views: 186
Lebih dari Sekadar Razia: Operasi Patuh Bangunkan Kesadaran Warga Bintuni Tertib Berlalu Lintas
BINTUNI — Pagi yang biasanya tenang di ruas jalan Bintuni berubah jadi lebih ramai selama dua pekan terakhir. Dari 14 hingga 27 Juli 2025, petugas lalu lintas berseragam lengkap berdiri di beberapa titik strategis. Bukan sekadar razia—ini adalah Operasi Patuh Mansinam 2025, bagian dari kampanye nasional untuk keselamatan berlalu lintas.
“Yang kami lakukan bukan hanya menilang. Kami lebih banyak memberi himbauan dan edukasi kepada masyarakat,” ujar Kasat Lantas Polres Teluk Bintuni, Iptu Yusuf Manilet.
Dalam operasi ini, petugas menemukan beragam pelanggaran—dari pengendara yang tak memakai helm, motor tanpa plat nomor, hingga kurangnya kelengkapan surat kendaraan.
“Teguran kami berikan pada pelanggaran ringan. Tapi kalau sudah membahayakan keselamatan, tentu kami tindak lewat tilang,” tegasnya.
Meski demikian, Iptu Yusuf lebih menekankan perubahan perilaku ketimbang angka pelanggaran. “Banyak yang awalnya ogah pakai helm, tapi setelah kami ajak bicara baik-baik, mereka mulai paham. Kesadaran seperti itu yang kami harapkan tumbuh,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa helm bukan hanya formalitas, tapi perlindungan nyawa/mengurangi fatalitas pada saat kecelakaan. Plat nomor bukan sekadar angka, tapi identitas dan tanggung jawab.
“Di jalan, kita tidak sendiri. Saling jaga, saling sadar, itulah kunci,” tutupnya.
Operasi Patuh mungkin telah usai, tapi gaungnya masih terasa di jalan-jalan Bintuni. Karena ketertiban bukan tugas polisi semata—ini tentang kita semua yang ingin sampai di tujuan dengan selamat.
(Tim Redaksi KADATE/Inspirasi Papua)













