Views: 31
Polres Teluk Bintuni Gelar Upacara HUT Bhayangkara ke-79: Wujud Pengabdian Polri untuk Masyarakat
BINTUNI, KADATE/Inspirasi Papua — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Teluk Bintuni menggelar upacara khidmat di lapangan Mapolres, Selasa (1/7/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hari Sutanto, S.I.K.
Membacakan amanat Kapolda Papua Barat, Kapolres menekankan pentingnya peringatan Hari Bhayangkara sebagai momentum refleksi dan penghormatan atas perjuangan panjang institusi kepolisian sejak masa kolonial hingga era modern saat ini.
“Hari Bhayangkara mengandung makna agar anggota Polri memahami dan menghayati sejarah panjang perjuangan Polri, serta meneladani pengorbanan para syuhada kepolisian yang telah gugur demi bangsa dan negara,” ujar AKBP Hari Sutanto dalam sambutannya.
Tahun ini, peringatan HUT Bhayangkara mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang menegaskan komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang adaptif, dekat secara emosional, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Polri hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mitra aktif dalam pembangunan sosial,” kata Kapolres.
Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79, Polda Papua Barat dan jajaran Polres melaksanakan serangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan, di antaranya:
- Pelayanan kesehatan gratis, meliputi donor darah, pemeriksaan umum dan ibu hamil, imunisasi balita, serta skrining stunting.
- Bakti sosial dan religi, seperti kerja bakti membersihkan rumah ibadah dan perbaikan fasilitas umum guna memperkuat harmoni antarumat beragama.
- Kegiatan olahraga bersama, termasuk jalan santai, fun bike, serta berbagai lomba seperti masak pangan lokal, karaoke (minus one), e-sport, dan lomba menembak.
- Kejuaraan nasional Motoprix seri 1, yang akan digelar pada 4 Juli mendatang, sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap dunia olahraga otomotif nasional.
Kapolres menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi kolektif seluruh anggota Polri dalam memperkuat jati diri sebagai pelayan masyarakat.
“Setiap anggota Polri harus bertransformasi dari penjaga hukum menjadi mitra publik, dengan pendekatan yang lebih humanis,” tegasnya.
Di usia ke-79 ini, Polri terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui reformasi institusional yang berkelanjutan. Peran aktif masyarakat pun sangat dibutuhkan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan sinergi adalah kunci untuk kemajuan dan keamanan negeri ini,” pungkas Kapolres.
Hadir dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan Wakil Wakil Bupati Joko Lingara, Forkopimda, PJU Polres Teluk Bintuni, Ketua dan Pengurus Bhayangkara, Persit serta Ketua GOW serta para pimpinan BUMD, BUMN, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda. (MA/Kadate/Inspirasi Papua)
Versi Berita dalam bahasa Inggris:
Teluk Bintuni Police Hold Ceremony to Mark 79th Bhayangkara Day: A Symbol of Police Service for the People
BINTUNI, KADATE/Inspirasi Papua — To commemorate the 79th anniversary of Bhayangkara Day, the Teluk Bintuni Police held a solemn ceremony at the Polres courtyard on Tuesday (July 1, 2025). The event was led by the Chief of Police, AKBP Hari Sutanto, S.I.K.
In his speech, the Police Chief read out the address from the West Papua Regional Police Chief, highlighting that Bhayangkara Day is a moment to reflect on the long and historic journey of the Indonesian National Police — from the colonial era to the present day.
“Bhayangkara Day reminds us, as police officers, to understand the history of our institution and to honor the sacrifices of fallen police heroes who fought for the nation,” said AKBP Hari Sutanto.
This year’s theme, “The Police for the People,” reflects the police’s commitment to stay close to the community, respond to public needs, and adapt to all eras of change.
The Police Chief emphasized that the role of the police extends beyond maintaining security — they are also partners in social development.
As part of the 79th Bhayangkara Day celebration, the Police and West Papua Regional Police held a series of social programs, including:
- Free health services, such as blood donation, general check-ups, prenatal care, child immunizations, and early detection of stunting.
- Social and religious activities, like cleaning houses of worship and repairing public facilities.
- Community sports events, including fun walks, fun cycling, local food cooking competitions, karaoke contests, e-sports, and shooting competitions.
- The 1st round of the National Motoprix Championship, scheduled for July 4th to support Indonesia’s motorsports.
AKBP Sutanto underlined that Bhayangkara Day is not merely a ceremonial event, but also a time for deep reflection on the police’s role as public servants.
“Every police officer must evolve from just being a law enforcer to becoming a true partner to the community, with a more humane approach,” he stated.
As the Indonesian Police turns 79, it continues to pursue institutional reforms to earn the public’s trust. The Police Chief also called on the public to support the police’s efforts.
“The police cannot work alone. Collaboration and collective efforts are essential for national security and development,” he said.
The ceremony was attended by Teluk Bintuni Regent Yohanis Manibuy, Deputy Regent Joko Lingara, local government and police officials, Bhayangkari, Persit, GOW leaders, as well as community, religious, traditional, women, and youth leaders. (MA/Kadate/Inspirasi Papua)













