HUT Lantas ke-71, Polisi Ingatkan Warga Bintuni: Ada Keluarga yang Menunggu di Rumah

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 159

“Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Ingatkan Warga Bintuni: Keselamatan di Jalan Raya Sangat Berharga”

BINTUNI, inspirasipapua.id — Kecelakaan lalu lintas sering kali berawal dari hal yang dianggap sepele: tidak memakai helm, melaju terlalu cepat, atau mengabaikan rambu. Namun, ketika kecelakaan terjadi, akibatnya bisa panjang—mulai dari luka berat, kehilangan nyawa, hingga keluarga yang harus menanggung duka. Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 pada 22 September 2026, pesan keselamatan kembali disampaikan kepada masyarakat Teluk Bintuni.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar melalui Kasat Lantas Polres Teluk Bintuni AKP Yusuf Manilet, Jumat (11/9/2026), mengingatkan warga agar tertib berlalu lintas bukan karena takut razia, melainkan karena menyadari pentingnya keselamatan. Sebelum berkendara, masyarakat diminta memastikan kelengkapan seperti SIM dan STNK serta memeriksa kondisi kendaraan, terutama rem, kaca spion, dan helm. “Utamakan keselamatan. Karena keluarga menunggu di rumah,” kata Yusuf. Ia menegaskan, penggunaan helm memang tidak dapat mencegah kecelakaan, tetapi dapat mengurangi risiko fatal ketika benturan terjadi, terutama pada bagian kepala.

Menurut Yusuf, kecelakaan tidak selalu datang tanpa sebab. Pelanggaran seperti tidak menggunakan helm dan berkendara melebihi batas aman dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan maupun tingkat keparahan korban. Karena itu, Satlantas Polres Teluk Bintuni terus melakukan pencegahan melalui edukasi di sekolah, pembagian helm, serta pemeriksaan dan penindakan di jalan. Sebagian kecelakaan yang terjadi di Bintuni juga melibatkan anak muda atau remaja. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan keselamatan lalu lintas perlu ditanamkan sejak dini, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
Peringatan HUT Lantas ke-71 di Teluk Bintuni pun diarahkan tidak sekadar menjadi seremoni. Selain perlombaan yang mengangkat tema keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, jajaran Satlantas menyiapkan bakti sosial, anjangsana kepada warakawuri serta keluarga pensiunan Polri, dan bakti kesehatan berupa khitanan massal. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang bagi polisi untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan bahwa tugas menjaga keselamatan di jalan bukan hanya berada di tangan aparat.

“Menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab kita semua,” tegas Yusuf.
Pada akhirnya, keselamatan lalu lintas bermula dari keputusan sederhana sebelum kendaraan bergerak: mengenakan helm, mematuhi rambu, mengendalikan kecepatan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak. Polisi dapat mengawasi dan menindak, tetapi kesadaran pengendara menjadi benteng pertama untuk mencegah kecelakaan. Sebab, di balik setiap perjalanan, ada keluarga yang menunggu seseorang kembali ke rumah dengan selamat. “Jaga ketertiban dan keselamatan keluarga ketika berkendara. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat,” kata Yusuf.

**(Tim/red/MA/Inspirasi Papua)**

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *