Prodi Ilmu Pemerintahan ITB Terakreditasi, Harapan Baru bagi Generasi Muda Bintuni

Oplus_131072
banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 3

“Prodi Ilmu Pemerintahan ITB Bintuni Terakreditasi, Momentum Meningkatkan Mutu Pendidikan”

BINTUNI, inspirasipapua.id — Pengakuan akreditasi menjadi langkah awal bagi perguruan tinggi untuk membangun kepercayaan publik. Bagi Institut Transformasi Bintuni (ITB), capaian ini juga menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Program Studi Ilmu Pemerintahan jenjang sarjana ITB resmi memperoleh status Terakreditasi Pertama dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK). Status tersebut ditetapkan melalui Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 038/AK.03.07/2026 tertanggal 19 Oktober 2026.

Rektor ITB Bintuni, Dr. Drs. Haris Tahir, M.Si., menyampaikan informasi tersebut kepada wartawan, Jumat (23/10/2026). Sertifikat yang diterbitkan di Jakarta itu ditandatangani Ketua Dewan Eksekutif LAMSPAK, Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk, M.Si. Status akreditasi berlaku sejak 26 November 2025 hingga 26 November 2027.

Capaian ini menandai tahapan penting bagi pengembangan Program Studi Ilmu Pemerintahan di ITB. Namun, akreditasi bukanlah garis akhir. Pengakuan tersebut perlu diikuti pembenahan berkelanjutan dalam tata kelola akademik, kualitas dosen, kurikulum, fasilitas pembelajaran, serta pelayanan kepada mahasiswa.

Bagi Teluk Bintuni, penguatan pendidikan tinggi memiliki arti lebih luas daripada sekadar pengakuan administratif. Program Studi Ilmu Pemerintahan berpotensi menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami birokrasi, kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Pengetahuan itu penting agar lulusan tidak hanya memahami teori pemerintahan, tetapi juga mampu membaca persoalan masyarakat, menilai kebijakan secara kritis, serta mendorong pelayanan publik yang transparan dan bertanggung jawab.

Keberadaan perguruan tinggi di daerah juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengakses pendidikan tanpa harus selalu meninggalkan tanah kelahiran. Tantangannya, kesempatan tersebut harus disertai mutu pembelajaran yang memadai agar mahasiswa memperoleh kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Status Terakreditasi Pertama menjadi momentum bagi ITB untuk memperkuat fondasi akademiknya. Kepercayaan masyarakat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh sertifikat, tetapi juga oleh kualitas proses pendidikan dan kemampuan lulusan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Teluk Bintuni dan Papua Barat.

Akreditasi adalah titik awal. Pekerjaan berikutnya ialah memastikan mutu pendidikan terus tumbuh dan manfaatnya benar-benar dirasakan mahasiswa serta masyarakat.

(MA/inspirasipapua.id)

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *