MPO GPK Kabupaten Sorong Minta Polres Sorong Kota Usut Tuntas Pemukulan Terhadap Anggotanya Di Rufei Pantai

Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Gerakan Pemuda Ka'bah (MPO GPK) Kabupaten Sorong, Ruslan Rasid beserta anggota GPK Kabupaten Sorong mendesak Kapolres Sorong Kota untuk mengusut tuntas pengaaniayaan yang terjadi terhadap salah satu anggotanya bernama Muhammad Isdar Makasau di Rufei Pantai oleh oknum CM. (IP-IST)
Bagikan berita ini

Visits: 317

MPO GPK Kabupaten Sorong Minta Polres  Sorong Kota Usut Tuntas Pemukulan Terhadap Anggotanya Di Rufei Pantai

KOTA SORONG, InspirasiPapua.id- Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Gerakan Pemuda Ka’bah (MPO GPK) Kabupaten Sorong, Ruslan Rasid meminta kepada Polres Sorong Kota agar segera mengambil tindakan untuk mengusut tuntas atas pemukulan yang terjadi terhadap salah satu anggotanya yaitu Muhammad Isdar Makasau oleh oknum warga Rufei Kampung Baru berinisial CM.

“Atas pemukulan yang dialami anggota GPK Kabupaten Sorong itu mengakibatkan luka lebam dibagian mata kiri korban hingga yang bersangkutan harus dilarikan ke Rumah Sakit Maleo Kota Sorong, Kamis (01/12/2022) untuk mendapatkan pertologan serta pengobatan,” ungkap Ketua MPO GPK Kabupaten Sorong Ruslan Rasid, Jumat (02/12/2022) kepada wartawan di Doa Ibu kota Sorong.

Ketua MPO GPK Kabupaten Sorong itu didampingi Ketua PC GPK, Moh. Andi Zubair serta salah seorang tokoh Muslim Papua, Sarudin mengatakan bahwa GPK Kabupaten Sorong sangat mengecam aksi penganiayaan terhadap salah seorang anggotanya tersebut serta mendesak Polres Sorong Kota untuk mengusut tuntas aksi premanisme itu.

“Kami sangat menyesalkan dan sangat mengecam tindakan penganiayaan yang dilakukan oknum warga Rufei Pantai inisial CM kepada salah satu anggota kami.

Korban usai dipukul langsung membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Sorong Barat pada hari Kamis (01/12/2022) dengan nomor LP/180/XII/2022 yang diterima oleh Kapolsek Sorong Barat melalui Ka. SPKT III Aiptu Steven Toisuta namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari Polsek tersebut.

Sehingga kami dari GPK Kabupaten Sorong mendesak agar kasus ini segera ditangani oleh Polres Kota Sorong,” paparnya.

Ruslan Rasid juga mengatakan bahwa pihaknya sangat menyesalkan tindakan arogansi yang dilakukan oknum CM kepada anggotanya tersebut tanpa sebab.

“Dimana korban baru saja pulang dari sholat Maghrib dari Masjid Al Wathan Rufei Pantai sekitar pukul 19.00 Wit. Dan tanpa sebab dihadang oleh CM lalu dipukul dibagian muka dan menyebabkan mata sebelah kiri mengalami luka lebam,” ujar Ruslan.

Salah seorang Tokoh Muslim Papua Sarudin yang juga merupakan keluarga korban mengutuk keras tindakan arogansi premanisme tersebut dan menuntut agar pihak kepolisian segera mengusut kasus ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terlebih belakangan ini isu SARA sangat mudah dijadikan sebab utama ketidakharmonisan hubungan antar sesama masyarakat,” ujar Sarudin. (01-IP)

About Post Author

banner x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *