MPLS SD Negeri 1 Bintuni, Dari Perkenalan Menuju Pembentukan Karakter

banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 2

MPLS SD Negeri 1 Bintuni Dimulai dengan Kesan Baik, Karakter Siswa Jadi Prioritas

 

BINTUNI, PAPUA BARAT, inspirasipapua.id – Hari pertama masuk sekolah menjadi momen yang tak terlupakan bagi puluhan murid baru SD Negeri 1 Bintuni. Senyum, rasa penasaran, dan semangat belajar mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 Juli 2026.

Mengusung tema “Selamat Datang di Sekolahku” dan slogan “Kenali sekolahmu, kenali dirimu, raih prestasimu”, kegiatan ini dirancang bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun karakter dan menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak hari pertama.

MPLS diawali dengan apel pagi dan Senam Indonesia Hebat yang dipandu para guru bersama perwakilan siswa kelas VI. Suasana hangat kemudian berlanjut saat Kepala SD Negeri 1 Bintuni, Susan Sahertian, S.Pd, bersama dewan guru dan tenaga kependidikan memperkenalkan diri kepada para peserta didik baru melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.

Sekolah juga menanamkan nilai-nilai Pancasila, gotong royong, toleransi, dan semangat persatuan sebagai bekal awal bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan di sekolah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah bagi peserta didik.

Susan mengatakan, MPLS merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun fondasi karakter siswa.

“MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi langkah awal yang strategis dalam membentuk karakter anak melalui suasana belajar yang menyenangkan, aman, nyaman, dan penuh keceriaan. Pengalaman pertama di sekolah akan menjadi fondasi penting untuk menumbuhkan semangat belajar, rasa percaya diri, dan kepribadian yang positif,” ujarnya.

Menurut Susan, sekolah memiliki lima tujuan utama dalam pelaksanaan MPLS tahun ini. Pertama, membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara aman dan menyenangkan. Kedua, menumbuhkan karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan percaya diri.

Selain itu, sekolah juga ingin menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai, memperkenalkan sarana, prasarana, program, serta budaya sekolah, sekaligus membangkitkan motivasi belajar agar siswa terdorong meraih prestasi.

“Melalui MPLS ini kami ingin anak-anak merasa nyaman berada di sekolah sejak hari pertama.

Kami juga menanamkan kebiasaan baik dan disiplin agar mereka siap mengikuti proses pembelajaran,” kata Susan.

Sebagai bagian dari pembiasaan disiplin, sekolah juga menyampaikan aturan mengenai kerapian dan penggunaan seragam. Siswa laki-laki diminta menjaga rambut tetap pendek dan rapi, sedangkan siswi mengenakan rambut dikepang. Adapun seragam yang digunakan mengikuti jadwal sekolah, yakni Merah Putih pada Senin dan Selasa, Batik pada Rabu dan Kamis, serta Pramuka pada Jumat dan Sabtu.

Pelaksanaan MPLS mendapat sambutan positif dari peserta didik, orang tua, maupun seluruh tenaga pendidik. Selama tiga hari kegiatan berlangsung, suasana belajar dikemas lebih ramah dan menyenangkan sehingga anak-anak dapat beradaptasi tanpa rasa takut.

Melalui konsep yang humanis, SD Negeri 1 Bintuni ingin menunjukkan bahwa proses pendidikan yang berkualitas dimulai dari pengalaman pertama yang menyenangkan.

Harapannya, semangat belajar, kedisiplinan, dan kebersamaan yang tumbuh selama MPLS akan terus terpelihara sepanjang tahun ajaran, sekaligus mendukung terwujudnya Teluk Bintuni sebagai kota pendidikan.

***(Tim/red/MA/inspirasi Papua.id)***

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *