Views: 77
Harapan dari Ujung Bintuni: Warga Moskona Utara Jauh Usulkan Jalan, Air Bersih, dan Fasilitas Dasar dalam Musrenbang Otsus
Laporan: MA | KADATE – Inspirasi Papua
BINTUNI — Dari pelosok hutan Teluk Bintuni, suara rakyat kecil kembali menggema dalam forum resmi perencanaan pembangunan. Kepala Distrik Moskona Utara Jauh, Maryus Orocomna, SE, datang membawa amanat warganya ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otsus dan Desk Otsus yang digelar di Kantor Bappelitbangda Teluk Bintuni, Rabu (9/7/2025).
Tidak banyak janji, hanya harapan sederhana: akses jalan, air bersih, MCK, lampu jalan, dan pelayanan kesehatan yang layak. Tapi bagi warga di Kampung Inofina, Mesror, dan Mesyem, itu adalah kebutuhan mendasar yang belum tersentuh.
“Kami mengusulkan pembangunan jalan cor sejauh 1 kilometer dan pemasangan lampu jalan tenaga surya di 50 titik, terutama di tiga kampung yang saat ini masih gelap saat malam tiba,” ujar Maryus kepada wartawan dengan nada tenang namun penuh harap.
Ia juga menyampaikan pentingnya pembangunan MCK sebanyak lima unit, yang rencananya diperuntukkan bagi dua gereja, kantor distrik, dan kantor kampung. Menurutnya, fasilitas sanitasi yang layak sangat dibutuhkan warga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Tak hanya itu, warga juga meminta pemerintah membangun jaringan air bersih permanen yang mengalir dari mata air hutan ke pemukiman. Saat ini, masyarakat masih menggunakan selang seadanya untuk menyalurkan air sejauh satu kilometer.
“Kami usulkan agar dialirkan pakai pipa, supaya lebih awet dan bisa menjangkau lebih banyak rumah warga,” tambahnya.
Di ibu kota distrik, Inofina, Maryus juga membawa usulan pembangunan Puskesmas, barak pegawai kesehatan, serta rumah jabatan Kepala Distrik. Semua itu demi mendekatkan layanan dasar kepada masyarakat yang selama ini harus menempuh jarak jauh untuk sekadar berobat atau mengurus administrasi.
“Warga kami tidak menuntut muluk-muluk. Mereka hanya ingin hidup yang lebih layak, sehat, dan punya akses yang manusiawi. Kami berharap semua OPD terkait bisa menjawab harapan ini,” pungkas Maryus, menutup wawancara dengan mata yang berbinar penuh harapan.
Dari balik bukit dan hutan Moskona, rakyat kecil hanya ingin satu hal: didengar dan diperhatikan. Semoga tahun ini dan 2026 menjadi titik terang bagi warga Moskona Utara Jauh. ***
Versi berita dalam bahasa Inggris:
Hope from the Edge of Bintuni: Residents of Remote North Moskona Propose Roads, Clean Water, and Basic Facilities in Otsus Development Forum
Report: MA | KADATE – Inspirasi Papua
BINTUNI — From the remote jungles of Teluk Bintuni, the voices of the marginalized once again echoed in an official development planning forum. The Head of North Moskona Jauh District, Maryus Orocomna, SE, came bearing the aspirations of his people to the Special Autonomy Development Planning Forum (Musrenbang Otsus) and Otsus Coordination Desk held at the Bappelitbangda Office in Teluk Bintuni on Wednesday (July 9, 2025).
No grand promises—just simple hopes: access roads, clean water, sanitation, street lighting, and proper healthcare services. But for residents of Inofina, Mesror, and Mesyem Villages, these are basic needs that remain unmet.
“We proposed the construction of a 1-kilometer concrete road and the installation of 50 solar-powered street lights, particularly in the three villages that are still in darkness at night,” Maryus told reporters in a calm but hopeful tone.
He also highlighted the importance of constructing five sanitation facilities (MCK), intended for two churches, the district office, and village offices. According to him, decent sanitation is crucial for maintaining community health and environmental cleanliness.
In addition, the residents requested the government to build a permanent clean water pipeline from the forest spring to their settlements. Currently, they rely on makeshift hoses to transport water over a distance of one kilometer.
“We proposed the use of proper pipes so the water system can last longer and reach more households,” he added.
In the district’s capital, Inofina, Maryus also submitted proposals for the construction of a health clinic (Puskesmas), a dormitory for medical staff, and an official residence for the District Head. All of this, he said, is aimed at bringing essential services closer to the community, who now must travel long distances just to seek treatment or handle administrative matters.
“Our people are not asking for much. They simply want a more decent life, access to healthcare, and basic infrastructure. We truly hope all related agencies will respond to these needs,” Maryus concluded, his eyes shining with hope.
From behind the hills and forests of Moskona, the humble only ask for one thing: to be heard and cared for. May this year and 2026 be a turning point for the people of remote North Moskona. ***













